
MANOKWARI, BeritaAktual.co – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Manokwari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrim, terutama di perairan Manokwari, Samudera Pasifik Utara Papua dan Papua Barat berpotensi terjadi gelombang laut tinggi mencapai 3 meter.
Kepala BMKG Manokwari, Denny Putiray menjelaskan, cuaca ekstrem akan terjadi selama tiga hari kedepan dari tanggal 29 hingga 31 Agustus 2020, terutama di perairan Manokwari. Tak hanya itu saja, akan terjadi juga hujan lebat yang disertai petir dan arah angin bertiup dari arah utara laut hingga timur melewati di atas wilayah perairan Manokwari dengan kecepatan 5-20 knot atau 10-40 km/jam.
“Khususnya cuaca yang akan terjadi di kabupaten Manokwari, pada pagi hari terjadi berawan, di siang hari hujan ringan, malam hari hujan lokal dan pada dini pagi akan berawan,” tuturnya kepada media ini, melalui telepon seluler nya, Sabtu malam 29 Agustus 2020.
Dikatakan, di Papua Barat secara keseluruhan cuaca akan mengalami hujan ringan, kecuali di Manokwari, Teluk Cendrawasih dan Utara Biak. Arah angin dari Barat Daya dengan kecepatan 20 Knot, suhu udara 24-31°C dan kelembaban 70-95 persen. Sedangkan untuk Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) suhu udara 18-28°C dan kelembaban 70-98 persen.
Denny juga mengingatkan agar masyarakat waspada adanya awan gelap di perairan Manokwari, Teluk Cendrawasih dan perairan Utara Biak yang berpeluang dapat menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang bisa melebihi yang diprediksi. [sus]







