Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Maluku

  • Maluku

DPRD Maluku Nilai Dispar Gagal Manfaatkan Status Internasional Bandara Pattimura

Q Selasa, 18 November 2025 2 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG_20251117_132833

Anggota DPRD Provinsi Maluku, John Laipeny. Foto-Q/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Anggota DPRD Provinsi Maluku, John Laipeny melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Maluku. Pasalnya, Dispar dinilai kurang inovatif dan kreatif dalam mengembangkan potensi pariwisata daerah, terutama setelah Bandara Pattimura kembali berstatus internasional.

Kritik ini menyoroti kurangnya pemanfaatan momentum penting untuk mendongkrak sektor pariwisata Maluku.

Laipeny secara terbuka mengkritik Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Achmad Jais Ely atas ketidakmampuannya, dalam memaksimalkan potensi besar yang dimiliki Maluku, yang dikenal sebagai “daerah seribu pulau.”

Menurutnya, kembalinya Bandara Pattimura sebagai bandara internasional seharusnya menjadi pemicu utama, untuk transformasi sektor pariwisata Maluku.

“Momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal dengan menata ulang strategi promosi pariwisata, pengelolaan destinasi yang lebih profesional, serta meningkatkan kolaborasi investasi yang melibatkan berbagai pihak,” tegas Laipeny kepada wartawan, di Ambon, Selasa (18/11/2025).

Sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, yang membidangi sektor ekonomi dan keuangan, Laipeny memiliki fokus khusus pada pengembangan pariwisata, sebagai sumber pendapatan daerah yang signifikan.

Dia juga menekankan, bahwa sektor pariwisata membutuhkan pemimpin yang tidak hanya kreatif, tetapi juga responsif terhadap perubahan dan peluang.

Ia menegaskan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku harus berperan sebagai manajer profesional yang tidak hanya menjalankan program rutin, tetapi juga membuka peluang investasi baru dan menggandeng pelaku industri pariwisata untuk berkolaborasi.

“Status internasional Bandara Pattimura harus diimbangi, dengan penerapan manajemen modern di sektor pariwisata. Kepala Dinas Pariwisata harus bertindak sebagai manajer yang mampu menarik investor dari dalam dan luar negeri, serta mendorong pelaku usaha lokal untuk terus berkembang, dan meningkatkan kualitas layanan,” ujar Laipeny.

Lebih lanjut, Laipeny menyoroti minimnya atraksi budaya, yang dapat memikat wisatawan saat tiba di Ambon. Menurutnya, identitas budaya adalah elemen penting, dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkesan.

Ia berpendapat, bahwa Kota Ambon masih kurang dalam menyajikan pertunjukan dan kegiatan budaya, yang menarik perhatian wisatawan.

“Ketika wisatawan datang ke Ambon, seharusnya ada pertunjukan budaya yang hidup dan dinamis. Tarian tradisional, musik jalanan, dan hiburan kota yang mencerminkan kekayaan budaya Maluku. Semuanya harus terlihat dan terasa. Sayangnya, saat ini hal tersebut masih sangat minim,” ungkapnya.

Untuk itu Laipeny berharap, Dinas Pariwisata dapat lebih serius mengembangkan atraksi budaya, yang dapat menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Maluku.

Laipeny juga menyoroti pentingnya promosi pariwisata yang lebih efektif dan inovatif. Ia menyarankan agar Dinas Pariwisata memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

“Perlunya peningkatan kualitas infrastruktur pariwisata, seperti akomodasi, transportasi, dan fasilitas umum, agar wisatawan merasa nyaman dan betah selama berkunjung ke Maluku,” ujar dia.

Dengan kritik ini, Laipeny berharap Dinas Pariwisata Provinsi Maluku dapat segera berbenah diri, dan mengambil langkah-langkah konkret, untuk mengembangkan sektor pariwisata Maluku secara berkelanjutan.

“Saya mengajak seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat, untuk bersama-sama mendukung upaya pengembangan pariwisata Maluku demi kesejahteraan bersama,” tandas dia.

Tentang penulis

DPRD Maluku Nilai Dispar Gagal Manfaatkan Status Internasional Bandara Pattimura 2 avatar user 22 1768114604

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Musda HIPMI Papua Barat Daya: Pengusaha Muda Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah
Next: Laipeny Sayangkan Wisata Bahari di Maluku Terabaikan

Related News

Screenshot_2026-03-04-11-24-25-751_com.android.chrome
2 min read
  • Maluku

Watubun: Bentrok Pemuda Ancam Masa Depan Malra

Q Senin, 30 Maret 2026
IMG_20260328_140131_138-1536x1152~2
2 min read
  • Maluku

Mony Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya Pukul Sapu Lidi

Q Senin, 30 Maret 2026
IMG_20260328_140131_138-1536x1152
2 min read
  • Maluku

Reza Mony Usul Kapitan Tulukabessy Jadi Pahlawan Nasional

Q Sabtu, 28 Maret 2026

Berita lainnya

IMG_7b985349-48ce-4178-912e-a42d746a013f
3 min read
  • Daerah

Watubun: Hardiknas 2026 Jadi Momentum Perkuat Fondasi Pendidikan di Maluku

Q Sabtu, 2 Mei 2026
IMG-20260501-WA0062
2 min read
  • Daerah

Wawali Ambon Soroti Peran Tarekat Maria Mediatrix Jelang Satu Abad Pelayanan

Q Jumat, 1 Mei 2026
Screenshot_2026-05-01-18-46-30-816_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Wali Kota: May Day Momentum Perjuangkan Kesejahteraan

Q Jumat, 1 Mei 2026
IMG-20260501-WA0044
2 min read
  • Daerah

Perkuat Kualitas SDM Sektor Pertambangan di Wetar, BKP-BTR Cetak 15 POP

Redaksi Jumat, 1 Mei 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d