
Petugas Lapas Kelas III Wahai, George Riupassa, yang telah menyelesaikan pendidikan di Poltekpin, melalui Sidang Senat Terbuka tahun 2025, di Depok, Kamis (11/12/2025). Foto-Ist/BA
Ambon, BeritaAktual.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai merayakan pencapaian gemilang dari salah satu petugasnya, George Riupassa, yang telah menyelesaikan pendidikan di Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) melalui Sidang Senat Terbuka tahun 2025, di Depok, Kamis (11/12/2025).
Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Lapas Wahai, yang berada di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan profesionalisme personelnya.
George, yang menjabat sebagai Petugas Pengamanan Lapas Wahai, termasuk dalam Taruna Poltekpin Jurusan Ilmu Pemasyarakatan Angkatan 56 yang resmi diwisuda.
Ia adalah, salah satu dari 350 lulusan yang kini menyandang gelar Sarjana Terapan Pemasyarakatan (S.Tr.Pas.). Setelah lulus, George menyatakan rasa bangga, sekaligus kesadaran akan tanggung jawab yang lebih besar.
“Kami akan fokus mengimplementasikan Program Nasional melalui Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Ditjenpas, menjadi bagian dari solusi untuk pembinaan Warga Binaan yang humanis namun tetap tegas sesuai aturan,” ujarnya.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyambut baik pencapaian ini, dengan melihatnya sebagai awal perjalanan baru dalam pengabdian kepada bangsa.
Ia berharap, ilmu dan wawasan baru yang diperoleh George dapat diterapkan untuk memajukan Sistem Pemasyarakatan Indonesia.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro menekankan, agar para alumni Poltekpin Jurusan Ilmu Pemasyarakatan menjadi SDM muda yang profesional, berintegritas, dan humanis.
“Saya mengingatkan untuk menjauhi segala bentuk penyimpangan, terutama narkoba, serta menguasai teknologi informasi untuk mendukung layanan digital di lembaga pemasyarakatan,” ujar dia.
George dan rekan-rekannya yang akan ditempatkan di berbagai Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di seluruh Indonesia, diharapkan dapat membawa energi baru dalam mewujudkan pemasyarakatan yang lebih bermartabat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.




