
Warga Binaan Lapas Kelas III Wahai menyemai ratusan bibit tomat unggul, di area kebun hidroponik dalam lingkungan Lapas, Kamis (26/3/2026). Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai menyemai ratusan bibit tomat unggul, di area kebun hidroponik dalam lingkungan Lapas, Kamis (26/3/2026), sebagai bagian dari program kemandirian pangan.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari pembinaan kemandirian di bidang pertanian yang terus dilakukan secara konsisten, sekaligus mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.
Di bawah pengawasan petugas, para Warga Binaan tampak antusias mengikuti seluruh tahapan, mulai dari penyiapan media tanam, pemilahan bibit unggul, hingga proses penyemaian menggunakan pot tray, atau nampan khusus yang memiliki ratusan lubang tanam.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya mengatakan, pemilihan tanaman tomat didasarkan pada masa panen yang relatif cepat, serta kemampuannya untuk dibudidayakan di lahan terbatas.
“Kami terus melatih Warga Binaan, agar memahami proses bercocok tanam dari awal hingga panen. Ini menjadi modal penting dalam membangun mental kerja dan keterampilan mereka,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Wahai tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan bahan pangan secara mandiri, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan agrikultur yang dapat dimanfaatkan saat kembali ke masyarakat.
“Upaya ini sekaligus menjadi kontribusi nyata, dalam mendukung ketahanan pangan di lingkungan lokal,” imbuh Noya.
Staf Subseksi Pembinaan, Frans Tepal menambahkan, keterbatasan lahan tidak menjadi kendala untuk tetap produktif.
“Ketika bibit sudah bertumbuh, akan kami pindah tanamkan ke polybag yang ditata di area sempit ini, sehingga optimalisasi lahan tetap berjalan, untuk mendukung kemandirian pangan,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan, AG mengaku bersemangat, untuk mengikuti kegiatan tersebut dan berharap hasilnya dapat bermanfaat.
“Kegiatan ini menambah semangat kami, untuk kembali menghijaukan area ini dengan tanaman tomat, yang sebelumnya juga berhasil kami panen. Semoga Allah SWT meridai pekerjaan kami,” ungkapnya.







