
Lapas Kelas III Wahai memperketat keamanan dan ketertiban, dengan merevitalisasi sistem CCTV, di area pintu portir utama, Jumat (27/3/2026). Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai memperketat keamanan dan ketertiban, dengan merevitalisasi sistem Closed Circuit Television (CCTV), di area pintu portir utama, Jumat (27/3/2026), guna mencegah masuknya barang terlarang.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk deteksi dini, sekaligus komitmen dalam meningkatkan sarana dan prasarana pengamanan di dalam Lapas.
Pintu portir yang menjadi jalur utama keluar masuk petugas, pengunjung, dan barang kini dilengkapi kamera CCTV berteknologi High Definition.
Sistem pengawasan tersebut mampu beroperasi selama 24 jam penuh dengan fitur deteksi wajah yang tajam, jangkauan pandang luas, serta meminimalisir area yang tidak terpantau (blind spot).
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya menjelaskan, revitalisasi dilakukan melalui perbaikan screen power yang sebelumnya menyebabkan tampilan kamera tidak muncul pada monitor.
“Revitalisasi ini bertujuan memastikan seluruh aktivitas di pintu utama dapat terpantau secara real-time. Kami ingin menutup celah penyelundupan barang terlarang seperti narkotika maupun handphone,” ujarnya.
Ia menegaskan, posisi pintu portir sangat krusial sebagai benteng pertama dalam menjaga keamanan Lapas, sehingga pengawasan harus berjalan optimal tanpa gangguan teknis.
Dukungan terhadap langkah tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia mengapresiasi inisiatif Lapas Wahai, dalam memperkuat sistem keamanan berbasis teknologi.
“Revitalisasi CCTV ini bukan sekadar perbaikan fasilitas, tetapi langkah deteksi dini yang sangat vital. Pintu portir adalah garda terdepan. Jika pengamanan di titik ini lemah, maka keamanan di dalam Lapas ikut terancam,” tegasnya.
Menurutnya, langkah tersebut juga sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM, dalam upaya pemberantasan narkoba serta berbagai modus penyalahgunaan yang terjadi di lingkungan pemasyarakatan.
Sistem CCTV yang telah diperbarui kini terintegrasi langsung dengan ruang kontrol utama Lapas, sehingga proses pemantauan dapat dilakukan lebih efektif dan responsif, guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.







