
Lapas Dobo menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Rabu (20/5/2026). Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas III Dobo, Pieter J. Lessy mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk kembali menumbuhkan semangat persatuan, solidaritas sosial, dan kepedulian tinggi terhadap kemajuan bangsa, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang jatuh pada Rabu (20/5/2026).
Saat memimpin langsung upacara bendera yang digelar di lingkungan Lapas Kelas III Dobo, Pieter menegaskan, bahwa nilai-nilai luhur kebangkitan nasional harus terus dijaga kelestariannya, dan senantiasa disesuaikan dengan perkembangan zaman yang terus berubah, namun tanpa sedikit pun meninggalkan jati diri serta identitas asli bangsa Indonesia.
“Kebangkitan Nasional sejatinya merupakan proses panjang, untuk terus menyesuaikan diri menghadapi berbagai tantangan zaman, tanpa kehilangan jati diri. Kebangkitan itu sendiri bermakna keberanian besar, untuk keluar dari belenggu ketidaktahuan dan keterbelakangan, menuju arah kemajuan yang sesungguhnya,” ujar Pieter, saat membacakan naskah pidato resmi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Viada Hafid.
Menurutnya, tema besar Harkitnas tahun 2026 yang diusung yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, memiliki makna mendalam, yang mencerminkan betapa pentingnya tanggung jawab bersama untuk menjaga, membimbing, dan mempersiapkan generasi muda sebagai kekuatan utama penerus bangsa, dalam menghadapi berbagai tantangan berat di masa depan.
Ia juga menegaskan, bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak akan pernah bisa hanya bergantung pada bantuan dari pihak luar semata, melainkan sangat ditentukan oleh kekuatan persatuan yang kokoh, serta tekad bulat seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama, bergotong royong mewujudkan cita-cita luhur nasional.
“Peringatan Harkitnas ini menjadi panggilan nyata bagi seluruh elemen masyarakat, untuk kembali menyalakan api semangat perjuangan ‘Boedi Oetomo’, dalam setiap lini kehidupan. Mari kita jadikan momentum bersejarah ini sebagai titik tolak, untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kualitas literasi digital, serta memastikan setiap langkah kebijakan, dan pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan, dan kesejahteraan bersama,” lanjutnya.
Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di lingkungan Lapas Kelas III Dobo berlangsung dengan sangat khidmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan, serta diikuti oleh seluruh jajaran pegawai secara lengkap.
Momen peringatan tersebut, sekaligus menjadi pengingat yang kuat akan pentingnya senantiasa menjaga nilai-nilai nasionalisme, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara.




