
Lapas Kelas III Wahai menggelar razia gabungan bersama personel Koramil Wahai dan Polsek Wahai, Sabtu (23/5/2026) malam. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai memperketat pengamanan guna menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Upaya tersebut dilakukan melalui razia gabungan bersama personel Koramil Wahai dan Polsek Wahai, yang dilaksanakan di seluruh blok hunian warga binaan, Sabtu (23/5/2026) malam.
Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), sekaligus bentuk komitmen Lapas Wahai dalam memberantas peredaran handphone, praktik pungutan liar, serta narkoba (halinar).
Selain melakukan penggeledahan di blok hunian, petugas gabungan juga melaksanakan pemeriksaan urine terhadap seluruh warga binaan.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya mengatakan, pengamanan diperketat menjelang hari besar keagamaan mengingat aktivitas di lingkungan lembaga pemasyarakatan biasanya mengalami peningkatan.
“Sinergi bersama pihak TNI dan Polri malam ini merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga stabilitas kamtib demi mewujudkan bebas halinar. Kami ingin memastikan perayaan Idul Adha di Lapas Wahai berjalan dengan khidmat, aman, dan tanpa gangguan apa pun,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan razia tersebut, petugas menyisir setiap kamar hunian dan memeriksa barang-barang milik warga binaan, guna mengantisipasi masuknya barang terlarang seperti handphone, narkoba, senjata tajam, maupun benda berbahaya lainnya.
Hasil penggeledahan tidak ditemukan adanya narkoba maupun barang selundupan yang jumlahnya signifikan.
Namun, petugas mengamankan sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan di dalam lingkungan lapas.
Barang-barang temuan tersebut antara lain enam sendok kaca, enam gelas kaca, tiga kemasan deodoran berbahan kaca, lima botol parfum kaca, 19 korek api, empat alat cukur, satu gunting, dua pisau, empat pinset, satu gunting kuku, lima silet, dua kepala ikat pinggang, dua keping kaca, tujuh paku, satu pena, satu gantungan baju besi, tiga tali sepatu, dua potongan kawat, serta 50 butir obat-obatan. Seluruh barang temuan tersebut langsung didata untuk kemudian dimusnahkan.
Pihak TNI dan Polri yang terlibat dalam kegiatan tersebut turut mengapresiasi langkah preventif yang dilakukan Lapas Wahai demi menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Perwakilan Koramil 1502/05 Wahai, Hamim Baadia menegaskan, bahwa pihaknya siap mendukung penuh pengamanan di lingkungan lapas.
“Menjelang Iduladha, pengamanan memang harus diperketat. Kami selalu siap sedia kapan pun dibutuhkan untuk memberikan dukungan pengamanan demi kenyamanan bersama,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Polsek Wahai, Fahrul Sabban, yang juga mengapresiasi pelaksanaan tes urine bagi warga binaan.
“Kehadiran kami di sini bertujuan untuk memastikan proses pemeriksaan tes urine berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Alhamdulillah, hasil tes urine seluruh warga binaan menunjukkan hasil negatif,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menilai langkah yang dilakukan Lapas Wahai merupakan upaya strategis dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang perayaan Iduladha.
“Menjelang Iduladha, kewaspadaan memang harus ditingkatkan berlipat ganda. Stabilitas kamtib di lapas menjadi hal utama agar hak-hak beribadah warga binaan serta ketenangan para petugas tetap terjamin,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan razia gabungan tersebut, Lapas Wahai berharap seluruh warga binaan maupun petugas dapat menyambut dan menjalankan perayaan Iduladha dalam suasana yang aman, damai, tertib, dan kondusif.




