Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Watubun Dorong Penguatan Fiskal Daerah Demi Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Q Senin, 13 Juli 2026 2 minutes read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20260710-WA0085

Rakernas II ADPSI Tahun 2026, yang berlangsung di Bali pada 28 Juni hingga 1 Juli 2026. Foto-Ist/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun mendorong, pemerintah pusat memberikan ruang fiskal yang lebih luas kepada pemerintah daerah, melalui percepatan transfer dana dan penguatan kewenangan.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan, menggerakkan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dia mengatakan, target pertumbuhan ekonomi nasional tidak akan tercapai, apabila daerah terus dibatasi dalam mengelola anggaran, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Permintaan tersebut disampaikan Benhur George Watubun kepada wartawan di Ambon, Senin (13/7/2026), usai mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) Tahun 2026, yang berlangsung di Bali pada 28 Juni hingga 1 Juli 2026.

Dalam forum bertema “Penguatan Fiskal Daerah untuk Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”, ia menilai, daerah membutuhkan keleluasaan mengelola keuangan, agar mampu melahirkan inovasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dia menyebut, ajakan pemerintah pusat agar daerah mempertajam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi sulit diwujudkan, jika ruang fiskal yang dimiliki terus dipersempit.

“Kita harus pertajam APBD kita. Yang saya tanyakan, kita pertajam apanya?,” ujarnya.

Ia menegaskan langkah paling mendesak adalah, membuka kembali ruang transfer fiskal kepada daerah.

Dengan begitu, pemerintah daerah memiliki kesempatan lebih besar mengembangkan potensi ekonomi, sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

“Yang kita tunggu adalah, semangat untuk membuka kran transfer ke daerah. Transfer harus dibuka supaya ada ruang kreativitas kita di daerah,” tegasnya.

Ia berpandangan, keterbatasan kewenangan saat ini justru menjadi penghambat mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen.

“Sepanjang itu tidak dibuka, jangan bilang kita harus meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi delapan persen. Kreativitas daerah semua diambil oleh pusat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut Presiden memiliki komitmen yang baik untuk mendorong pembangunan daerah. Namun, kebijakan tersebut belum sepenuhnya diterjemahkan secara optimal oleh kementerian dan lembaga terkait.

“Pikiran Presiden bagus, tetapi pembantu-pembantu Presiden belum menerjemahkan seluruh instruksi itu, supaya dijalankan secara baik di daerah-daerah,” ungkapnya.

Ia mengibaratkan kondisi pemerintah daerah saat ini seperti memiliki keinginan besar untuk bekerja, namun tidak didukung kemampuan memadai, akibat keterbatasan kewenangan dan anggaran.

“Kalau memaksa kita meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sementara kita ini ibarat nafsu kuda tetapi tenaga ayam. Jadi tidak bisa melakukan berbagai kreativitas,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap, pemerintah pusat khususnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) segera mengambil langkah konkret memperluas ruang fiskal bagi pemerintah daerah.

“Harapan kami sederhana, buka saja kran transfer ke daerah. Dalam berbagai forum Bappenas, pemikiran ini sudah mendapat dukungan. Tinggal bagaimana Kementerian Keuangan melakukan terobosan untuk menjawab tuntutan daerah,” tandas Watubun.

Tentang penulis

Watubun Dorong Penguatan Fiskal Daerah Demi Percepat Pertumbuhan Ekonomi 1 Screenshot 2026 05 06 14 21 33 406 com.whatsapp

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: Lekransy: IKB TNS Siap Dukung Digitalisasi Bansos Demi Pelayanan Publik yang Tepat Sasaran

Related News

IMG-20260713-WA0005
  • Daerah

Lekransy: IKB TNS Siap Dukung Digitalisasi Bansos Demi Pelayanan Publik yang Tepat Sasaran

Q Senin, 13 Juli 2026
IMG-20260711-WA0010
  • Daerah

Lekransy Ajak Warga IKB TNS Hadiri Ibadah dan Registrasi Bansos Digital

Q Sabtu, 11 Juli 2026
image_search_1783713868011
  • Daerah

Rovik Optimis Groundbreaking Blok Masela Pacu Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Maluku

Q Sabtu, 11 Juli 2026

Berita lainnya

IMG-20260710-WA0085
  • Daerah

Watubun Dorong Penguatan Fiskal Daerah Demi Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Q Senin, 13 Juli 2026
IMG-20260713-WA0005
  • Daerah

Lekransy: IKB TNS Siap Dukung Digitalisasi Bansos Demi Pelayanan Publik yang Tepat Sasaran

Q Senin, 13 Juli 2026
IMG-20260712-WA0047
  • Metro

Wakapolda Papua Barat Daya Dukung Temu Raya V PAM GKI se-Tanah Papua di Sorong

Marni Senin, 13 Juli 2026
IMG-20260711-WA0010
  • Daerah

Lekransy Ajak Warga IKB TNS Hadiri Ibadah dan Registrasi Bansos Digital

Q Sabtu, 11 Juli 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d