
Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias menegaskan, pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Blok Masela tidak boleh berhenti sebagai seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking).
Menurutnya, keberhasilan proyek tersebut harus diukur dari sejauh mana manfaatnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku, terutama di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
“Yang paling penting bukan seremoni groundbreaking, tetapi bagaimana Blok Masela benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak langsung,” kata Anos saat dihubungi dari Ambon, Jumat (17/7/2026).
Ia menyebutkan, momen ini telah lama dinantikan, sehingga seluruh pihak wajib mengawal pelaksanaannya, agar berjalan sesuai tujuan, dan memberi dampak ekonomi seluas-luasnya.
Meski demikian, Anos menyayangkan belum dilibatkannya pimpinan DPRD Provinsi Maluku dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Sebagai lembaga yang memegang fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD seharusnya turut menjadi bagian dalam agenda strategis ini.
“DPRD adalah representasi masyarakat. Kehadiran kami akan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan wakil rakyat dalam mengawal pembangunan,” jelasnya.
Namun, Anos menegaskan hal ini tidak boleh menjadi polemik yang mengaburkan tujuan utama.
Ia berharap proyek ini membuka peluang ekonomi bagi Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sekaligus memberikan kesempatan adil bagi Maluku Barat Daya, mengingat posisi geografis keduanya sangat dekat lokasi proyek.
Secara lebih luas, manfaat ini diharapkan dirasakan seluruh warga Maluku lewat terbukanya lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, keterlibatan pelaku usaha lokal, percepatan infrastruktur, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebagai wakil rakyat dari kedua daerah tersebut, Anos berjanji, akan terus mengawasi pelaksanaan proyek, agar seluruh komitmen pemerintah dan investor benar-benar ditepati.
“Groundbreaking hanyalah langkah awal. Yang harus kita kawal bersama adalah implementasinya, sehingga janji kepada masyarakat terwujud dan manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Blok Masela memang aset kebanggaan nasional, namun lebih dari itu, proyek ini wajib menjadi sumber kesejahteraan nyata bagi masyarakat Tanimbar, Maluku Barat Daya, dan seluruh rakyat Maluku.





