Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Lisa Dorong Transisi PAUD ke SD Berjalan Menyenangkan Tanpa Beban Calistung

Q Jumat, 17 Juli 2026 3 minutes read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20260717-WA00202

Bunda PAUD Kota Ambon, Lisa Wattimena, saat melakukan pemantauan pelaksanaan Program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, di lima SD di Kota Ambon, Jumat (17/7/2026). Foto-Ist/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Bunda PAUD Kota Ambon, Lisa Wattimena mengingatkan, masa awal anak memasuki Sekolah Dasar (SD) harus menjadi fase adaptasi yang menyenangkan, bukan dipenuhi tuntutan akademik.

Karena itu, dia menegaskan, pelaksanaan Program Transisi PAUD ke SD harus mengedepankan pembelajaran yang ramah anak, tanpa menjadikan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) sebagai tolok ukur maupun syarat masuk sekolah.

Penegasan tersebut disampaikan Lisa, saat melakukan pemantauan pelaksanaan Program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, di lima SD di Kota Ambon, Jumat (17/7/2026).

Sekolah yang dikunjungi meliputi SD Negeri 3 Halong, SD Negeri 4 Halong, SD Negeri 2 Hative Besar, SD Negeri 4 Hative Besar, dan SD Negeri 1 Passo.

Dalam kunjungan itu, Lisa menyempatkan diri bertemu dan berdialog langsung dengan para siswa kelas I. Suasana penuh keakraban terlihat ketika anak-anak menyambut kehadirannya dengan antusias dan mengikuti berbagai interaksi dengan penuh keceriaan.

Menurut Lisa, masa peralihan dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuju SD merupakan fase penting, yang perlu didukung oleh lingkungan belajar yang ramah anak, agar peserta didik dapat beradaptasi dengan baik.

“Yang terpenting adalah, anak-anak merasa nyaman dengan lingkungan sekolah yang baru. Jika mereka merasa senang dan aman, maka proses belajar akan berlangsung lebih baik dan mereka dapat menerima pembelajaran tanpa tekanan,” kata Lisa.

Ia menjelaskan, Program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan memiliki tiga fokus utama, yakni menghapus tes calistung sebagai syarat penerimaan peserta didik baru, menghadirkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang ramah anak, serta memperkuat enam kemampuan fondasi yang telah dibangun sejak anak berada di bangku PAUD.

Menurut Lisa, pendekatan tersebut bertujuan, untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka, sehingga proses adaptasi di lingkungan sekolah berlangsung secara alami dan menyenangkan.

Selain peran sekolah, Lisa menilai, keluarga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak.

Karena itu, orang tua diharapkan tidak hanya menyerahkan proses pendidikan kepada sekolah, tetapi juga aktif membangun karakter anak, melalui pola pengasuhan yang baik.

“Pemenuhan hak anak bukan hanya memberikan pendidikan formal di sekolah, tetapi juga menghadirkan pendidikan di rumah yang mampu membentuk mental, karakter, dan kebiasaan positif. Orang tua harus menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya,” ujarnya.

Lisa juga mengingatkan para orang tua, agar lebih bijak mengawasi penggunaan gawai oleh anak.

Menurutnya, pemakaian telepon genggam secara berlebihan berpotensi mengurangi konsentrasi belajar, menghambat interaksi sosial, hingga berdampak pada kesehatan dan perkembangan anak.

“Anak-anak jangan terlalu sering bermain gawai. Gunakan seperlunya dan untuk hal-hal yang bermanfaat. Orang tua harus mendampingi, dan mengawasi penggunaannya, agar tidak memberikan dampak negatif terhadap tumbuh kembang anak,” imbaunya.

Melalui pemantauan tersebut, Lisa berharap, seluruh sekolah dasar di Kota Ambon dapat menjalankan Program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan secara konsisten.

“Dengan demikian, setiap anak dapat merasakan pengalaman pertama di bangku sekolah dasar yang aman, menyenangkan, serta mendukung pembentukan karakter dan perkembangan mereka sejak dini,” harap Lisa.

Tentang penulis

Lisa Dorong Transisi PAUD ke SD Berjalan Menyenangkan Tanpa Beban Calistung 1 Screenshot 2026 05 06 14 21 33 406 com.whatsapp

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: BEM FH Unmuh Sorong Dukung Langkah Kortas Tipidkor Polri Tuntaskan Kasus Korupsi dan TPPU
Next: Bawaslu SBB Implementasikan Program “Jumat Sehati dan Jumpa Berlian” untuk Perkuat Kinerja dan Pengawasan

Related News

IMG-20260717-WA0018~2
  • Daerah

Bawaslu SBB Implementasikan Program “Jumat Sehati dan Jumpa Berlian” untuk Perkuat Kinerja dan Pengawasan

Q Jumat, 17 Juli 2026
FB_IMG_1783991703489
  • Daerah

Anos: Keberhasilan Blok Masela Diukur dari Kesejahteraan Masyarakat, Bukan Seremoni

Q Jumat, 17 Juli 2026
20260716_234359
  • Daerah

Lewat “Si Gerak” dan Cetak Sawah, Papua Barat Daya Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan

Marni Kamis, 16 Juli 2026

Berita lainnya

IMG-20260717-WA0018~2
  • Daerah

Bawaslu SBB Implementasikan Program “Jumat Sehati dan Jumpa Berlian” untuk Perkuat Kinerja dan Pengawasan

Q Jumat, 17 Juli 2026
IMG-20260717-WA00202
  • Daerah

Lisa Dorong Transisi PAUD ke SD Berjalan Menyenangkan Tanpa Beban Calistung

Q Jumat, 17 Juli 2026
IMG-20260717-WA0005
  • Metro

BEM FH Unmuh Sorong Dukung Langkah Kortas Tipidkor Polri Tuntaskan Kasus Korupsi dan TPPU

Marni Jumat, 17 Juli 2026
FB_IMG_1783991703489
  • Daerah

Anos: Keberhasilan Blok Masela Diukur dari Kesejahteraan Masyarakat, Bukan Seremoni

Q Jumat, 17 Juli 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d