Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Wattimena Tekankan Persatuan Jadi Kunci Membangun Kota Ambon

Q Selasa, 11 Agustus 2026 3 minutes read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20260811-WA0005

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan bertajuk “Bacarita Kita Ambon Pung Bae”, yang digelar di Santika Hotel Ambon, Selasa (11/8/2026). Foto-Ist/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menilai, persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan utama, untuk menjawab berbagai tantangan, sekaligus mendorong kemajuan pembangunan Kota Ambon.

Persatuan, kesadaran sejarah dan tanggung jawab bersama menjadi kekuatan penting, dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, saat menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan bertajuk “Bacarita Kita Ambon Pung Bae”, yang digelar di Santika Hotel Ambon, Selasa (11/8/2026).

Menurut Wali Kota, pemerintah dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun daerah.

Karena itu, setiap pihak harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, serta tidak menjadikan perbedaan maupun persoalan yang muncul sebagai alasan untuk saling menyalahkan.

“Semua orang ada tanggung jawabnya sendiri. Lakukan dengan baik, dengan percaya, supaya kita sama-sama semakin baik,” kata Wali Kota.

Ia menjelaskan, pembangunan tidak hanya berbicara mengenai program dan kebijakan pemerintah, tetapi juga menyangkut bagaimana masyarakat mengambil bagian dalam setiap proses perubahan yang terjadi di Kota Ambon.

Wali Kota menilai, generasi muda, mahasiswa, tokoh agama, tokoh adat, akademisi hingga berbagai kelompok masyarakat memiliki kontribusi penting, sesuai bidang dan kapasitas masing-masing.

“Kalau kita mau membangun bangsa menjadi lebih baik, kita harus menyatukan diri dulu. Dengan menyatukan diri, kita baru bisa menjadi bagian penting dalam membangun bangsa dan daerah,” ujarnya.

Selain kebersamaan, Wali Kota juga menekankan pentingnya kesadaran terhadap sejarah.

Menurutnya, sejarah tidak semestinya hanya dipahami sebagai catatan mengenai masa lalu, tetapi harus menjadi pijakan bagi masyarakat, dalam menentukan arah kehidupan di masa mendatang.

Untuk itu, Ia mengajak masyarakat Ambon, untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam perjalanan sejarah, tetapi mengambil peran sebagai pelaku melalui berbagai tindakan positif yang memberikan manfaat bagi daerah.

“Masa lalu mesti menjadi kesadaran, masa kini mesti menjadi tanda, bahwa kita menjadi pelaku sejarah bagi kemajuan hari ini,” ungkapnya.

Wali Kota juga mengingatkan, bahwa Ambon memiliki kekayaan sejarah, budaya dan nilai-nilai sosial yang harus terus dipelihara.

Berbagai warisan tersebut dinilai memiliki posisi penting dalam membangun karakter masyarakat, sekaligus memperkuat modal sosial daerah.

Menurutnya, perbedaan yang ada di tengah masyarakat harus ditempatkan sebagai kekuatan untuk membangun kehidupan bersama.

Persatuan menjadi semakin penting, ketika daerah menghadapi berbagai persoalan dan tuntutan pembangunan.

“Jangan saling menyalahkan. Masing-masing silakan bersihkan apa yang menjadi tanggung jawab masing-masing,” tegas Wali Kota.

Ia mengakui, pemerintah tetap memiliki kewajiban untuk melakukan pembenahan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Namun, berbagai upaya tersebut tidak akan berjalan optimal, apabila tidak dibarengi dukungan serta partisipasi masyarakat.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun komunikasi, menjaga persaudaraan dan menjalankan perannya secara bertanggung jawab,” ajak Wali Kota.

Menurutnya, setiap persoalan harus dihadapi melalui kerja bersama, bukan dengan mempertajam perbedaan.

Dialog Kebangsaan “Bacarita Kita Ambon Pung Bae” diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya persatuan sekaligus mendorong masyarakat mengambil peran dalam pembangunan.

“Kota ini membutuhkan semua orang, untuk bergerak dan melakukan sesuatu,” tandas Wali Kota.

Tentang penulis

Wattimena Tekankan Persatuan Jadi Kunci Membangun Kota Ambon 1 Screenshot 2026 05 06 14 21 33 406 com.whatsapp

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: Bidpropam Polda PBD Sidak Lima Polsek, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Publik
Next: Masa Jabatan Kepala Negeri dan Saniri di Ambon Disesuaikan dengan UU Desa

Related News

image_search_1786352628152
  • Daerah

Masa Jabatan Kepala Negeri dan Saniri di Ambon Disesuaikan dengan UU Desa

Q Selasa, 11 Agustus 2026
IMG-20260810-WA0057-rroo56x1wc1femo8e8c2bl33menjwjen2e1smmrku4~2
  • Daerah

Wawali Dorong Musik Jadi Ruang Kreatif dan Perekat Anak Muda

Q Senin, 10 Agustus 2026
image_search_1786331873084~2
  • Daerah

Latukaisupy: Regulasi Masyarakat Adat Harus Menjawab Persoalan di Lapangan

Q Senin, 10 Agustus 2026

Berita lainnya

image_search_1786352628152
  • Daerah

Masa Jabatan Kepala Negeri dan Saniri di Ambon Disesuaikan dengan UU Desa

Q Selasa, 11 Agustus 2026
IMG-20260811-WA0005
  • Daerah

Wattimena Tekankan Persatuan Jadi Kunci Membangun Kota Ambon

Q Selasa, 11 Agustus 2026
IMG-20260811-WA0017
  • Metro

Bidpropam Polda PBD Sidak Lima Polsek, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Publik

Marni Selasa, 11 Agustus 2026
IMG-20260810-WA0057-rroo56x1wc1femo8e8c2bl33menjwjen2e1smmrku4~2
  • Daerah

Wawali Dorong Musik Jadi Ruang Kreatif dan Perekat Anak Muda

Q Senin, 10 Agustus 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d