
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru secara resmi meresmikan Jembatan Merah Putih Garuda yang berlokasi di Jalan Petrochina, RT 05-RW 004, Kelurahan Klamana, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (28/7/2026)
Jembatan Merah putih Garuda diresmikan langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari ditandai dengan pemotongan pita. Turut mendampingi Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Nahemia Urim Perdana, Danrem 181/PVT Kolonel Inf Slamet Riadi, Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan, Plt. Sekda Kota Sorong Ruddy R. Laku, serta unsur Forkopimda lainnya.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menyampaikan bahwa kendala akses jembatan penghubung berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat setempat.
“Ada 145 titik jembatan yang direncanakan dibangun di wilayah Papua dan Papua Barat Daya. Hingga saat ini telah terbangun 100 jembatan, dan sisanya ditargetkan selesai akhir Agustus ini. Khusus wilayah Papua Barat Daya, pembangunan jembatan sudah mencapai 100 persen,” ungkapnya.
Masih menurut Pangdam, sisa 45 jembatan lainnya masih menunggu alokasi anggaran dari pusat.
“Semoga bulan depan anggaran segera turun sehingga pembangunan bisa dimulai. Penentu prioritas pembangunan didasarkan pada kebutuhan mendesak dan jumlah masyarakat yang diuntungkan,” jelasnya,
la menambahkan TNI akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat distrik dan kelurahan dalam pelaksanaannya.
Plt. Sekda Kota Sorong Ruddy R. Laku menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
“Jembatan Garuda bukan sekadar bangunan beton, melainkan simbol persatuan. Ini bukti nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Usman Sawalu Sangadji, Ketua RT 005/004 Kelurahan Klamana, mewakili warga menyampaikan rasa syukur yang mendalam.
“Dulu kami hanya menyeberang menggunakan batang kayu, kini sudah memiliki jembatan baru yang layak. Penderitaan kami selama ini pun berakhir,” tutupnya (*/Mar)








