
Sekretaris DPRD Kota Ambon, Alvian Lewenussa. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Sekretaris DPRD Kota Ambon, Alvian Lewenussa menyatakan, DPRD Kota Ambon Expo 2026 dirancang sebagai wadah interaksi langsung antara DPRD dan masyarakat. Selain memperkenalkan kinerja lembaga, expo tersebut juga melibatkan pelaku UMKM, serta instansi yang memberikan pelayanan publik.
Kegiatan yang mengusung tema “Kolaborasi Mewujudkan Ambon Bersih untuk Maluku Sehat Menuju Indonesia Maju” itu akan digelar selama dua hari, yakni 2–3 September 2026, di halaman Kantor DPRD Kota Ambon. Expo dibuka mulai pukul 09.00 WIT, dan dapat diikuti masyarakat secara gratis.
Alvian mengatakan, salah satu agenda utama dalam expo tersebut adalah, memperkenalkan berbagai hasil kerja DPRD Kota Ambon kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang lebih dekat mengenai fungsi, peran, serta kinerja lembaga legislatif.
“Expo ini kita harapkan menjadi ruang kolaborasi, dan interaksi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satu agenda utamanya adalah, pameran hasil-hasil kinerja DPRD,” kata Alvian, saat dihubungi dari Ambon, Selasa (1/9/2026).
Selain menampilkan kinerja DPRD, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM, untuk memasarkan produk mereka.
Sekitar 55 UMKM dijadwalkan ambil bagian dalam expo, dan seluruh peserta mendapatkan fasilitas stand secara gratis.
Alvian mengatakan, pelibatan UMKM merupakan bagian dari upaya menjadikan expo tidak hanya berorientasi pada kegiatan kelembagaan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Kita juga melibatkan UMKM, untuk berpartisipasi menjual produk mereka. Stand semuanya disiapkan secara gratis,” ujarnya.
Tidak hanya UMKM, sejumlah instansi pemerintah dan lembaga vertikal juga akan hadir, dengan membuka layanan langsung bagi masyarakat.
Salah satunya, Kantor Imigrasi yang akan menyediakan layanan keimigrasian, termasuk pelayanan pembuatan paspor.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon turut mengambil bagian, dengan menyediakan pelayanan, serta bantuan hukum kepada masyarakat.
Sementara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku akan memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM, khususnya terkait aspek legalitas usaha.
Menurut Alvian, kehadiran layanan hukum menjadi penting, karena legalitas merupakan salah satu kebutuhan pelaku UMKM, dalam mengembangkan usaha mereka.
“Kita ingin UMKM tidak hanya diberikan ruang untuk menjual produknya, tetapi juga mendapatkan pemahaman dan pendampingan, terkait legalitas usaha. Karena itu, keterlibatan Kementerian Hukum sangat penting,” katanya.

Ia menambahkan, DPRD Kota Ambon telah melakukan koordinasi dengan pihak Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku, terkait pelayanan tersebut.
Respons yang diberikan, kata Alvian, cukup positif karena kegiatan itu mempertemukan pelaku UMKM secara langsung dengan instansi, yang dapat membantu kebutuhan legalitas mereka.
“Kakanwil memberikan apresiasi, karena kita melibatkan UMKM. Mereka bisa berinteraksi langsung dengan Kementerian Hukum, yang nantinya turut membantu proses legalisasi usaha mereka,” ujarnya.
Pelayanan publik juga akan diperkuat dengan kehadiran Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Ambon.
Instansi tersebut dijadwalkan membuka pelayanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha, selama kegiatan berlangsung.
Alvian menjelaskan, rangkaian kegiatan expo juga akan diisi dengan berbagai agenda sosial dan hiburan.
Masyarakat dapat mengikuti pembagian sembako, pemeriksaan kesehatan gratis, doorprize, lomba panjat pinang, minigames, serta sejumlah lomba hiburan lainnya.
Panitia juga menyiapkan pertunjukan musik dan DJ, sebagai bagian dari hiburan selama kegiatan berlangsung.
Ia menegaskan, penyelenggaraan expo bukan sekadar agenda seremonial DPRD. Kegiatan tersebut diharapkan, menjadi sarana untuk mendekatkan lembaga legislatif dengan masyarakat, sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas.
“Kita tidak ingin expo ini hanya menjadi kegiatan seremonial. Kita ingin masyarakat bisa datang, melihat langsung apa yang dikerjakan DPRD, berinteraksi, mendapatkan pelayanan, sekaligus menikmati berbagai kegiatan yang sudah disiapkan,” tutur Alvian.
Pelaksanaan expo juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak swasta dan BUMN, melalui sponsorship.
Dukungan tersebut, turut membantu penyelenggaraan berbagai agenda yang disiapkan panitia selama dua hari kegiatan.
Alvian mengajak masyarakat Kota Ambon, untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan hadir langsung di halaman Kantor DPRD Kota Ambon.
Ia berharap, seluruh rangkaian kegiatan dapat menjadi ruang kebersamaan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara DPRD, pemerintah, pelaku usaha, instansi pelayanan publik, dan masyarakat.
“Harapan kita, masyarakat bisa datang dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ini ruang bersama yang kita siapkan, agar DPRD semakin dekat dengan masyarakat, dan kegiatan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat,” tandasnya.





