
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Kesehatan Kota Sorong menggelar penyerahan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita stunting, balita dengan status gizi kurang, serta ibu hamil di halaman SMP Negeri 2 Kota Sorong, Senin (1/9/2026).
Kegiatan ini melayani tiga Posyandu yaitu Edelweis, Dahlia, dan Teratai di Kelurahan Pal Putih, Distrik Sorong Barat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Sorong Septinus Lobat, didampingi Ketua PKK Kota Sorong, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat, Asisten II, Kepala Distrik Sorong Barat, Lurah Pal Putih, serta sejumlah pejabat lainnya
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat menjelaskan bahwa penyaluran PMT menyasar balita stunting dan gizi kurang serta ibu hamil di ketiga posyandu tersebut.
Data menunjukkan angka balita stunting di Kelurahan Pal Putih mencapai 26 persen, angka yang masih tergolong cukup tinggi sehingga membutuhkan penanganan serius.
“Merespons tingginya kasus tersebut, pemerintah Kota Sorong memberikan perhatian khusus melalui penyaluran bantuan pangan berupa bahan pangan bergizi secara natura,” ujar Jemima.
Ia menambahkan bahwa Bantuan yang disalurkan meliputi beras, kacang hijau, sayuran segar, ayam, telur, biskuit, susu, serta buah-buahan dan bahan pangan bergizi lainnya. Selain bagi penerima di tiga posyandu, bantuan juga diserahkan kepada rumah-rumah pemulihan gizi di Kota Sorong untuk mendukung penanganan stunting secara menyeluruh.
“Kami berharap penyaluran PMT ini dapat membantu memperbaiki status gizi anak, menurunkan angka stunting, serta menjamin kesehatan ibu hamil di Kelurahan Pal Putih dan Kota Sorong secara umum,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Pal Putih Nicolas Laetemia menyampaikan bahwa prevalensi stunting di wilayahnya mencapai 29,7 persen dan baru turun tipis ke angka 26,3 persen.
Ia berharap penanganan bersama dapat menurunkan angka tersebut hingga mencapai target 14,0 persen sesuai program prioritas nasional demi terwujudnya Generasi Emas Papua 2045.
“Selain pemberian makanan tambahan, kami juga menggelar kegiatan pendukung seperti penerangan jalan dengan solar cell serta pelatihan bagi kader kesehatan agar pemantauan terhadap balita dan ibu hamil berjalan berkelanjutan,” ucapnya
Dari kegiatan tahap pertama ini, tercatat sebanyak 52 balita serta 9 ibu hamil menjadi penerima manfaat, dengan data resmi bersumber dari Posyandu.
Ia menegaskan penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama demi terciptakan generasi muda yang sehat dan berkualitas di Kota Sorong.(Mar)







