
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Lucky Leonard Upulatu Nikujuluw. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Pendataan wilayah yang mengalami kekurangan air bersih dinilai penting, untuk menjadi dasar bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, dalam menyusun langkah penanganan yang lebih terarah dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Lucky Leonard Upulatu Nikujuluw menilai, kondisi masyarakat di lapangan perlu menjadi dasar, dalam menentukan bentuk bantuan maupun penyediaan fasilitas pendukung.
Menurut Lucky, penanganan persoalan air bersih tidak cukup hanya dengan merespons keluhan, ketika masyarakat mulai mengalami kesulitan. Dibutuhkan komunikasi yang baik dengan warga, untuk mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan perhatian, serta mengetahui sarana yang diperlukan.
Pandangan tersebut disampaikan Lucky, yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Ambon, saat dihubungi dari Ambon, Jumat (16/10/2026), menyikapi bantuan sarana penunjang air bersih untuk masyarakat Dusun Mahia, Negeri Urimesing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Ia menilai, kondisi cuaca panas berkepanjangan yang berdampak terhadap ketersediaan air menjadi pengingat, bahwa kebutuhan dasar masyarakat harus mendapat perhatian berkelanjutan. Langkah antisipasi diperlukan, agar warga tidak terus-menerus menghadapi kesulitan ketika sumber air mengalami penurunan.
“Sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan masyarakat, bantuan telah disalurkan di Dusun Mahia pada Selasa (13/10/2026). Bantuan tersebut berupa dua unit tong penampung air berkapasitas masing-masing 3.500 liter dan 2.500 liter, empat unit mesin pompa air, serta 100 batang pipa,” kata Upulatu.
Seluruh fasilitas itu diperuntukkan bagi dua titik kebutuhan air bersih di wilayah tersebut. Keberadaan sarana penunjang ini diharapkan, dapat membantu masyarakat dalam menampung dan menyalurkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Upulatu menekankan, setiap bantuan perlu disesuaikan dengan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat. Dengan mengetahui persoalan di setiap lokasi, penanganan dapat diarahkan pada kebutuhan yang paling mendesak, sehingga fasilitas yang disediakan benar-benar memberikan manfaat.
Ia juga memandang penting keterlibatan Masyarakat, dalam menjaga dan memanfaatkan sarana yang tersedia. Penggunaan fasilitas secara bersama dan teratur diperlukan, agar distribusi air dapat berjalan dengan baik dan menjangkau warga yang membutuhkan.
“Saya berharap, persoalan air bersih mendapat perhatian secara konsisten, terutama di wilayah yang rentan mengalami kekurangan pasokan saat musim panas berkepanjangan. Upaya tersebut perlu dibarengi dengan identifikasi kebutuhan dan koordinasi berbagai pihak, agar penanganannya tidak bersifat sementara,” tegas Upulatu.
Bagi Upulatu, mendengar langsung kebutuhan masyarakat merupakan bagian penting dalam menentukan langkah penyelesaian masalah. Dengan pendekatan tersebut, persoalan air bersih di Dusun Mahia maupun kawasan lain yang mengalami kendala serupa di Kota Ambon diharapkan, dapat ditangani secara lebih terarah.




