Manokwari Tambah 2 Pasien Positif Corona 1 IMG 20200424 WA0051
Jubir Tim gugus Tugas Papua Barat Arnoldus Tiniap.
Aktual

Manokwari Tambah 2 Pasien Positif Corona

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Tim Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, melaporkan adanya penambahan Dua orang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari Kabupaten Manokwari.

Juru Bicara (Jubir) Tim gugus Tugas Papua Barat Arnoldus Tiniap mengatakan, saat ini kita mengalami penambahan pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang berasal dari Kabupaten Manokwari terdapat dua orang yang terkonfirmasi Positif,” ujar dr Arnold dalam Jumpa Pers di Sekretariat gugus tugas Covid 19 Papua Barat, Jumat malam 24 April 2020.

Dengan adanya penambahan 2 orang terkonfirmasi positif covid-19 maka jumlah keseluruhan di Papua Barat ada 15 kasus terkonfirmasi Covid-19, dengan rincian Kota sorong ada 5 orang, Kabupaten Manokwari ada 5 orang dan Kabupaten Teluk Bintuni ada 5 orang.

Menurutnya, dua orang pria ini berusia 26 tahun dan 64 tahun yang merupakan peserta Ijtima se-Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Keduanya kini sedang dirawat di RSUD Provinsi Papua Barat.

“Gambaran situasi perkembangan per Jumat 24 April 2020, covid saat ini dimana OTG mendapat penambahan 2 orang, sehingga jumlah keseluruhan 293 orang yang masih dalam pemantauan 209 dan yang sudah selesai pemantauan ada 84. Untuk ODP sendiri juga mendapat tambahan 90 orang, jumlah keseluruhan 803 yang masih dalam pemantauan 249 dan yang sudah selesai 554,” ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk PDP juga hari ini mengalami penambahan 3 orang dengan jumlah keseluruhan PDP 46 yang masih dalam pemantauan ada 16 dan yang sudah selesai pemantauan 30 orang.

“Untuk spesimen sendiri sudah diambil sebanyak 229 sampel, yang dikirim 221 sampel, Terima hasil 78 sampel ( dari 75 orang ) Menunggu hasil 143 sampel untuk hasil sampel sendiri 60 negatif dan 15 positif,” jelas dokter.

Kata Arnoldus Tiniap, semua orang yang positif mendapatkan perawatan dan pengobatan di fasilitas kesehatan yang sudah disiapkan pemerintah, RSUD Provinsi Papua Barat telah difungsikan sebagai tempat karantina dengan pelayanan kesehatan terbatas, yaitu untuk mereka yang bergejala ringan dan sedang.

“Melihat peningkatan kasus positif hari ini, maka mari kita semua seluruh masyarakat Papua Barat agar harus tetap waspada dan terus melaksanakan upaya-upaya pencegahan , kurangi kegiatan-kegiatan di luar rumah, kurangi kumpul-kumpul dan lebih banyak tinggal di rumah,” tandasnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.