2 Pelaku Pembunuh Briptu Mesak Ditangkap, 5 Orang Lainnya Dalam Pengejaran 1 IMG 20200428 WA0041
Press Release Polda Papua Barat, kasus kematian anggota Brimob, Briptu Mesak Viktor Pulung.
Aktual Hukrim

2 Pelaku Pembunuh Briptu Mesak Ditangkap, 5 Orang Lainnya Dalam Pengejaran

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Polda Papua Barat menggelar Press Release terkait dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap anggota Brimob, Briptu Mesak Viktor Pulung, di Kamar Pos Basecamp PT Wanagalang Utama, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat pada 15 April 2020 lalu.

Ditreskrimum Polda Papua Barat, AKBP Ilham Saparona menjelaskan, motif pembunuhan anggota Kompi 3 Batalyon A Pelopor Brimob Papua Barat adalah merampas senjata api Laras panjang jenis AK 101 milik korban.

“Dalam pengembangan kasus Dua dari Tujuh tersangka pembunuh Mesak Victor Pulung ditangkap, mereka adalah FA dan PW, sedangkan Lima tersangka lainnya, YA, MA, IO, TA dan AF masih dalam pengejaran,” tuturnya dalam press release di ruang Humas Polda Papua Barat, Selasa 28 April 2020.

Dari hasil pemeriksaan, FA bertugas sebagai orang yang memberitahukan kamar korban dan memantau situasi saat eksekusi berlangsung, sedangkan PW menahan bagian kaki korban dan lainnya bagian mengeksekusi Victor di dalam kamar.

Sementara YA merupakan pemeran utama dari kejadian ini, yang sudah dipantau dan direncanakan pembantaian sadis ini, dari hasil pemeriksaan terhadap kedua orang yang ditangkap, YA adalah pelaku yang melakukan pembacokan pertama kalinya, dengan cara menindih punggung korban, yang selanjutnya melakukan pembacokan pada bagian leher dan kepala korban.

“PW ditangkap di Kampung Aymau, Distrik Aifat Timur Jauh, Kabupaten Maybrat dalam angkutan umum, dari hasil pemeriksaan lebih jauh ternyata PW menjabat sebagai agen intel KNPB Maybrat. Hal ini diketahui setelah dilakukan penggeledahan Markas KNPB di Dusun Miosorok, kampung Tifromen, Distrik Aifat Timur Jauh, Kabupaten Maybrat,” terang Ditreskrimum Polda Papua Barat ini.

Terbukti karena dalam penggeledahan yang ditemukan barang bukti, yaitu Bendera Bintang Kejora, Bendera KNPB, 4 senjata Api rakitan, 5 senapan angin, 6 butir amunisi, alat-alat tajam lainnya, kertas-kertas bertuliskan daftar hadir Anggota KNPB, buku catatan kegiatan KNPB dan 8 unit handphone. 

“Ditemukan juga barang bukti lainnya seperti, struktur kepengurusan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Kabupaten Maybrat ada nama PW, YA, MA dan IO dalam struktur KNPB itu, TA dan AF masih dalam pengembangan,” jelasnya.

Untuk pelaku, pasal yang disangkakan, adalah pasal 340, pasal 338 Jo pasal 56 KUHP, dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup, paling lama 20 tahun. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.