Sampai Hari ini Senin 4 Mei, Papua Barat Tidak Ada Penambahan Pasien Positif 1 IMG 20200504 WA0045
Juru Bicara Gugus Tugas Convid 19 Papua Barat Arnoldus Tiniap.
Aktual

Sampai Hari ini Senin 4 Mei, Papua Barat Tidak Ada Penambahan Pasien Positif

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Gugus Tugas penanganan penyebaran corona virus disease 2019 (COVID-19) Papua Barat mengumumkan sampai hari ini Senin, 04 Mei 2020 tidak ada penambahan pesien Covid-19, artinya pasien positif virus corona masih tetap 43 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Convid 19 Papua Barat Arnoldus Tiniap mengatakan, bersyukur dalam dua hari ini tidak ada penambahan pasien Copd-19, terhitung sejak hari minggu hingga senin total pasien positif masih tetap 43 orang.

“Seperti kita ketahui, 43 orang itu 12 orang dari Kabupaten Sorong, Teluk Bintuni 11 orang, Kota Sorong 9 orang, Kabupaten Manokwari 6 orang, Raja Ampat 4 orang dan Manokwari Selatan 1 orang,” kata Tiniap. Senin 04 Mei 2020 malam.

Meski demikian, masyarakat harus tetap waspada mencegah penyebaran virus corona ini, pasalnya Orang Tanpa Gejala (OTG) hari ini Senin 04 Mei 2020 hanya ada penambahan 2 orang dari Kabupaten Teluk Bintuni sehingga total keseluruhan 592 orang, yang masih dalam pemantauan 324 orang dan selesai pemantauan 268 orang.

 

Sampai Hari ini Senin 4 Mei, Papua Barat Tidak Ada Penambahan Pasien Positif 2 IMG 20200504 WA0043
Laporan Rekapitulasi Covid- 19 Papua Barat
Sampai Hari ini Senin 4 Mei, Papua Barat Tidak Ada Penambahan Pasien Positif 3 IMG 20200504 WA0044
Data Panambahan Covid-19 Papua Barat

Selanjutnya Orang Dalam Pemantauan (ODP) hanya ada penambahan 1 orang dari Kabupaten Fakfak menjadi total se Papua Barat 867 orang, sedangkan yang masih dalam pemantauan 194 orang dan selesai pemantauan 673 orang.

Begitu juga dengan Pasien dalam pengawasan (PDP) tidak ada penambahan, total seluruh Papua Barat masih tetap 54 orang, masih dalam pengawasan 16 orang dan selesai pengawasan 38 orang.

“Virus ini dapat menginfeksi siapa saja, tanpa memandang suku, ras dan agama. Saat ini di Papua Barat sudah ada orang asli Papua yang positif terkena virus ini,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia berharap semua harus waspada dan tetap melakukan upaya-upaya pencegahan, seperti memakai masker pada saat keluar rumah, jaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain, hindari kegiatan yang melibatkan banyak orang kerumunan massa.

“Masyarakat kurangi aktivitas diluar rumah kalau tidak penting, dan rajin cuci tangan pakai sabun, tanpa melakukan upaya-upaya ini semua, kita akan terpapar virus Corona,” pungkasnya [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.