Aktivitas Warga, Pelaku Usaha Dan Perhubungan Dibatasi, Ini Surat Edaran Walikota Sorong 1 kota sorong
ILUSTRASI
Aktual Metro

Aktivitas Warga, Pelaku Usaha Dan Perhubungan Dibatasi, Ini Surat Edaran Walikota Sorong

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Kota Sorong masuk dalam zona merah penularan virus Covid-19, Walikota Sorong, Lambert Jitmau Senin, 5 Oktober 2020 kembali mengeluarkan dua surat edaran terkait batasan waktu aktivitas warga, pelaku usaha, perhubungan baik udara dan laut untuk masuk dan keluar.

Aktivitas Warga, Pelaku Usaha Dan Perhubungan Dibatasi, Ini Surat Edaran Walikota Sorong 2 IMG 20201005 1
Dua Surat Edaran Walikota Sorong [Foto: istimewa]
Sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor: 443.1/593 Tentang, operasional transportasi udara Bandara DEO Sorong dan transportasi laut baik kapal Pelni dan Perintis bagi penerbangan komersil yang berlaku mulai Kamis, 8 Oktober sampai 30 November 2020.

Berikut poin poinnya:

  • Penerbangan yang diijinkan masuk di kota Sorong sementara hanya rute Jakarta-Sorong dan Makassar-Sorong.
  • Penerbangan komersil ke kota Sorong untuk penumpang yang ber KTP Papua dan Papua Barat wajib melakukan Rapid Test Covid-19.
  • Penerbangan komersil ke kota Sorong untuk penumpang yang tidak ber KTP Papua dan Papua Barat wajib melakukan Swab Test.
  • Penumpang transportasi laut yang diijinkan masuk ke kota Sorong hanya anggota TNI, POLRI dan ASN.
  • Anggota TNI, POLRI dan ASN wajib mengurus surat ijin masuk dari Satgas Covid-19 kota Sorong dengan melampirkan surat dari instansi masing masing.

Sementara Surat Keputusan (SK) bagi warga dan pelaku usaha juga tertuang dalam Nomor: 443.1/594 yang mulai berlaku sejak hari ini Senin, 5 Oktober sampai 30 Oktober 2020 tentang;

  • Seluruh aktivitas masyarakat di luar rumah diijinkan pada pukul 05.00 WIT (5 pagi) sampai dengan pukul 20.00 WIT (8 malam), kecuali aktivitas kesehatan dan penanggulangan covid-19.
  • Seluruh kegiatan usaha diijinkan sampai pukul 20.00 WIT (8 malam), kecuali Apotek dan sarana kesehatan lainnya.
  • Khusus untuk penjual makanan (restoran, rumah makan, dan cafe cafe), tidak diperbolehkan untuk penyajian di tempat, tetapi untuk dibungkus dan dibawa pulang. [jer]

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.