Warga Aimas Geger, Tukang Pijat Ditemukan Tewas Dalam Rumah Kontrakan 1 mayat blur
posisi korban bernama Bambang saat ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dirumah kontrakan Jl.Wortel
Aktual Hukrim

Warga Aimas Geger, Tukang Pijat Ditemukan Tewas Dalam Rumah Kontrakan

Bagikan berita ini

Sorong, BeritaAktual.co – Warga kelurahan Malasom digegerkan dengan penemuan mayat seorang  pria di dalam rumah kontrakan milik pak Slamet yang hanya mengenakan celana pendek dan baju kaos berkerak, Kamis (18/11/21)

Pria bertubuh tambun itu ditemukan warga dalam keadaan tidak bernyawa didalam rumah kontrakan yang baru sebulan ditinggali. Korban pertama kali ditemukan oleh Suwardi (40) yang merupakan tetangga korban sekitar pukul 20.00 WIT, kepada kepolisian Suwardi menceritakan kronologis pertama kali dirinya menemukan.

“Saya pertama kali menemukan karena seharian sudah tidak kelihatan seperti biasa, istri menyarankan untuk saya mencoba mengecek keberadaan korban karena sudah lama diketahui dirinya dalam kondisi tidak sehat, setelah saya mengecek dan coba memanggil manggil tidak ada sahutan dari dalam rumah, lalu saya coba intip korban dari balik jendela dan melihatnya sudah dalam keadaan terbaring dilantai. Untuk memastikan keadaan korban saya coba masuk kedalam rumah, dilihat secara dekat ternyata yang bersangkutan sudah tidak bernyawa. Melihat kondisi ini saya coba meminta pertolongan warga sekitar termasuk menghubungi pihak kepolisian,” ungkap Suwardi saat dimintai keterangan anggota kepolisian.

Warga Aimas Geger, Tukang Pijat Ditemukan Tewas Dalam Rumah Kontrakan 4 WhatsApp Image 2021 11 19 at 00.07.121
warga setempat yang ingin mengetahui pertistiwa yang terjadi (foto ary)

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh tim Inafis Polres Sorong ditemukan beberapa barang bukti diantaranya telpon genggam, obat-obatan dan dompet milik korban. Dari dompet tersebut diketahui korban yang kesaharian sebagai tukang pijit bernama Bambang (53) kelahiran Banyuwangi dan sempat berdomisili di kota Bali, sehingga dipastikan korban ke Sorong merantau mencari nafkah dengan membuka praktik pijat.

Hidup sebatang kara tanpa didampingi keluarga menyulitkan pihak kepolisian  menemukan keluarga dan kerabat dekat korban terlebih HP android yang ditemukan tidak jauh dari lokasi terbujurnnya korban dikunci menggunakan mode pengaman, beruntung polisi menemukan kiriman paket yang didalamnya berisikan obat-obatan, setelah dihubungi nomor yang tertera dalam paket tersebut, melalui telpon genggam milik warga dirinya mengaku adalah anak mantu dan saat ini berdomisili di Kota Bali.

“Iya saya kenal, memangnya ada apa ya pak dengan pak Bambang, tanya pria dalam ponsel. Dengan pelan-pelan pihak kepolisian menginformasikan bahwa Bambang telah meninggal dunia di dalam rumah kontrakan yang baru saja dihuninya. Mendengar informasi tersebut pihak keluarga tidak mampu lagi menahan isak tangis dan berharap pemerintah serta kepolisian dapat menangani jenazah korban dengan baik mengingat saat ini korban sebatang kara hidup di Sorong sambil menunggu konfirmasi balik oleh pihak keluarga.

Untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban, pihak kepolisian membawa ke rumah sakit kilometer 22 Kabupaten Sorong, Papua Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga ahli namun sejumlah tetangga menyebutkan korban menghembuskan nafas terakhirnya akibat riwayat penyakit yang telah lama dideritanya. [ary]


Bagikan berita ini
ARY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.