Miliki Sabu Dari Lampung, BNN PB Tangkap 2 Pria Ini di Sorong Barat 1 IMG 20200916 WA0091
2 Pria berinisial RAP dan F diamankan. [Foto: sus]
Hukrim

Miliki Sabu Dari Lampung, BNN PB Tangkap 2 Pria Ini di Sorong Barat

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Badan Narkotika Nasional (BNN) Papua Barat, menangkap dua pengedar narkotika jenis sabu sabu pada Selasa, 08/09/2020 pekan lalu. Penangkapan tersebut dilakukan di kontrakan tersangka berinisial RAP di Jalan Frans Kaisepo, Sorong Barat, kota Sorong, Papua Barat.

Kepala BNN Papua Barat, Brigjen Pol. Monang Situmorang mengatakan, penangkapan yang dilakukan team BNN Papua Barat ini awalnya RAP kedapatan sedang membawa paket yang terbungkus menggunakan lakban hitam dan paket tersebut dicurigai berisikan narkotika jenis sabu.

“Dari tangan tersangka, kami dapat barang bukti dengan berat 40,1 gram yang sudah dibungkus atau dikemas di dalam bungkusan kopi. Sabu-sabu tersebut dibungkus sedikit-sedikit di dalam plastik lalu disimpan di dalam bubuk kopi. Akhirnya diketahui petugas dan langsung mengamankan tersangka,” tuturnya kepada sejumlah awak media saat menggelar konferensi pers di Aula Kantor BNN Papua Barat. Rabu, 16/09/2020.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan awal di Polsek Sorong Barat dan mendapatkan informasi bahwa tersangka RAP disuruh oleh temannya inisial F yang kesehariannya sebagai sales di Dealer Toyota. 

“Berdasarkan pengakuan dari RAP maka team BNN Papua Barat dengan hasil pengembangan akhirnya F berhasil diamankan tanpa ada perlawanan. Kemudian didapati barang bukti berupa empat paket narkotika golongan 1 jenis sabu (methamphetamine) yang dikemas di dalam plastik bening ukuran sedang, 2 unit handphone berwarna putih silver merek handphone jenis iphone dan vivo, 1 buah dus karton berukuran sedang warna coklat bertulisan gery salut coklat, 3 bungkus kopi, satu bungkus keripik keladi, satu buah timbangan digital warna hitam, satu lembar resi bukti penerima, satu lembar kertas bertulis nomor resi pengiriman, 1 pak sasetan bungkusan plastik berukuran kecil dan 2 buah simcard Telkomsel,” terang Situmorang.

Lanjut dikatakan Monang, menurut pengakuan keduanya, barang bukti sabu itu dikirim dari Lampung menggunakan jasa pengiriman. Kemudian sabu tersebut rencananya akan di edarkan di kota Sorong.

“Sabu ini jika dirupiahkan maka bisa sekitar 120 juta lebih, karena di papua barat ini harga sabu per gramnya 3 juta rupiah, lebih mahal dari harga emas. Kasus ini akan kita dalami dan telusuri melalui handphone para tersangka yang akan kita kirim ke BNN pusat untuk dilakukan pemeriksaan terhadap handphone yang bersangkutan,” jelasnya.

Monang menambahkan, pasal yang dikenakan untuk kedua tersangka ini dikenakan pasal 114 ayat ( 1 ) dan ( 2 ), pasal  112 ayat ( 2 ), subsider pasal 131 undang-undang Nor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 10 tahun kurungan penjara. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.