Polda PB Ringkus 3 Penjual Senpi Jaringan Dari Filipina  1 IMG 20201117 WA0083
Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, S.Ik.,M.Si
Hukrim

Polda PB Ringkus 3 Penjual Senpi Jaringan Dari Filipina 

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Timsus Direktorat Kriminal Umum Polda Papua Barat ringkus 3 orang terdiri dari satu wanita dan dua pria penjual senjata api (senpi) pabrikan yang merupakan jaringan Filipina – Manado – Papua. Dari ketiganya, polisi berhasil mengamankan 6 pucuk senpi pabrikan laras pendek beserta 39 butir amunisi kaliber 4.5 mm dan 6 butir amunisi kaliber 3.8 mm. 

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, S.Ik.,M.Si mengatakan, ketiga tersangka diamankan di tempat berbeda. Pertama  tim menciduk SM alias Soni yang tidak jauh dari lokasi PLTD Sanggeng pada 3 November 2020 sekira pukul 06.30 WIT. Dia diduga hendak memperdagangkan senjata api.  

Polda PB Ringkus 3 Penjual Senpi Jaringan Dari Filipina  4 IMG 20201117 WA0083 1
3 penjual senpi jaringan Filipina- Manado- Papiua di ringkus Timsus Direktorat Kriminal Umum Polda Papua Barat. [Foto: istimewa]
“Dari hasil pemeriksaan, di tangkaplah RB alias Rosita pada 6 Oktober 2020 sekira pukul 10.00 WIT. RB yang merupakan seorang wanita itu diamankan setelah keluar dari pintu kedatangan Bandara Rendani Manokwari. Dihari yang sama sekira pukul 13.20 WIT, tim menciduk tersangka ketiga berinisial KS alias Kalvin di Kampung Susweni,” ujar Kapolda Selasa, 17 November 2020.

Polda PB Ringkus 3 Penjual Senpi Jaringan Dari Filipina  5 IMG 20201117 WA0086
Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, S.Ik.,M.Si saat menggelar konferensi pers [Foto: istimewa]
Dikatakan Kapolda, dari hasil pemeriksaan awal, modus operandinya, tersangka Rosita yang berdomisili di Kepulauan Sahinge itu menawarkan penjualan senjata api dan amunisi kepada Soni. Penjualan itu dilakukan untuk mencari keuntungan, sedangkan pembelinya untuk menjaga diri dan untuk mas kawin. Namun, pihaknya kata Kapolda masih mendalami motif lainnya.  

“kita tahu alasan senjata masuk di Papua itu seperti apa. Tapi kita tidak bisa menerka motifnya untuk ini dan itu. Makanya kita akan dalami lagi,” tandasnya [jer]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.