Polisi Tetapkan 6 Tersangka Ricuh di Sorong Dengan Delik Makar, Ancaman Seumur Hidup 1 IMG 20201130 WA0045
Enam orang ditetapkan tersangka dalam aksi unjuk rasa di Sorong Jumat 27/11/2020. [Foto: jer]
Hukrim

Polisi Tetapkan 6 Tersangka Ricuh di Sorong Dengan Delik Makar, Ancaman Seumur Hidup

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Polres Sorong kota menetapkan sedikitnya enam orang sebagai tersangka dalam aksi unjuk rasa yang berujung penyerangan terhadap anggota polisi dan awak media pada Jumat 27/11/2020. 

Kapolres Sorong kota, AKBP Ari Nyoto Setiawan Senin, 30 November 2020 mengatakan, keenam tersangka ini berperan sebagai pelaku aksi unjuk rasa dengan membawa bendera bintang kejora, spanduk dan pamflet yang mengajak warga mendukung perjuangan mendirikan Republik Papua Nugini baru. 

“Polisi bertindak cepat mengamankan pada pelaku dan menghentikan aksi anarkis massa yang berencana melumpuhkan aktivitas kota Sorong seperti yang pernah terjadi di 19 Agustus 2019. Akibat aksi anarkis itu terdapat korban, diantaranya empat anggota polisi dan satu awak media,” terangnya. 

Dikatakan Kapolres, beberapa adalah orang tua, menurut pengakuan tersangka mereka menyuarakan kemerdekaan Papua New Guinea Baru waktunya tepat bersamaan dengan dideklarasikan di negara Swedia yang mana Presidennya berada di Den Haag Belanda. 

“Ya, memang sebelumnya mereka melaksanakan aksi ini dengan long march karena sesuai maklumat, berjalan dari kawasan kompleks Yohan ke Balai kota. namun kita hentikan saat itu supaya tidak dilaksanakan, kemudian terjadi penolakan bahkan melakukan perlawanan sehingga ada beberapa rekan dan anggota jadi korban,” ujarnya. 

Hingga saat ini lanjut Kapolres, polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui otak dibalik aksi massa tersebut. Untuk sekarang keenam tersangka ini akan dijerat Pasal 106 KUHP tentang makar dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup, atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun. 

Tiga anggota brimob detasemen b pelopor sorong, satu anggota dalmas polresta sorong dan seorang wartawan yang sempat cedera dalam aksi anarkis tersebut kini sudah bisa menjalankan tugasnya kembali. Guna membantu biaya pengobatan Kapolres Sorong kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan menyerahkan bantuan/ berupa uang untuk membantu biaya berobat jalan. [jer]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.