Akibat Cabuli Anak Dibawah Umur, Pegawai Honorer di Kabupaten Maybrat Divonis 10 Tahun Penjara 1 putusan
ILUSTRASI [sumber foto: Google]
Hukrim

Akibat Cabuli Anak Dibawah Umur, Pegawai Honorer di Kabupaten Maybrat Divonis 10 Tahun Penjara

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Ferry Jitmau alias Frans (20) harus menerima kenyataan pahit setelah akibat divonis 10 tahun penjara, denda 1 miliar rupiah, subsider 3 bulan penjara oleh Ketua Majelis Hakim, Muslim As Shidiqi dalam sidang lanjutan yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri Sorong. Kamis sore, (24/06/2021).

Ketua Majelis Hakim dalam amar putusannya, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 81 (1) UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak karena melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Vonis yang diterima terdakwa lebih berat dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni 8 tahun dan 6 bulan, denda 1 miliar rupiah dan subsider 6 bulan penjara pada sidang tuntutan yang digelar 2 pekan lalu.

Menanggapi vonis hakim, terdakwa melalui Penasihat Hukumnya, Glen Danjanmona menyatakan menerima.

Diketahui, terdakwa yang kesehariannya sebagai pegawai honorer di Satpol PP kabupaten Maybrat ini menjalani proses hukum lanjutan di Pengadilan Negeri Sorong lantaran menyetubuhi MIK, anak berusia 8 tahun, 8 bulan. Persetubuhan dilakukan terdakwa terjadi pada hari Kamis tanggal 26 November 2020 sekitar pukul 10.00 WIT.

Terdakwa menyetubuhi korban saat korban disuruh ibunya menjaga warung nasi kuning. Setelah ibunya pulang dari pertemuan sekira pukul 10.30 WIT, saksi H, yang tak lain adalah ibu kandung korban melihat korban duduk di warung nasi kuning sembari menangis. Saat ditanya oleh saksi H, korban mengaku telah diperkosa oleh orang yang disuruh saksi, mengangkat kayu. Seketika saksi langsung ke rumah terdakwa dan bertanya kepada terdakwa. Namun terdakwa menyangkalnya. Saksi pun pulang ke rumahnya lalu kembali membawa korban, namun terdakwa sudah pergi. Saksi kemudian melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke polisi. [jas]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.