Skenario Pembunuhan Pengusaha Emas di Jayapura Didalangi Istri Dan Selingkuhannya 1 FB IMG 1625547183665
Kapolresta Jayapura, Kombes Pol Gustav R. Urbinas, SH.,S.IK.,M.Pd [Foto: istimewa]
Hukrim

Skenario Pembunuhan Pengusaha Emas di Jayapura Didalangi Istri Dan Selingkuhannya

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAYAPURA, BeritaAktual.co Pembunuhan pengusaha emas di Jayapura, Provinsi Papua, Nasaruddin alias Acik (44) akhirnya terkuak setelah istri korban VLH (25) mengaku di hadapan penyidik Senin siang, (05/07/2021), bahwa ia mengetahui rencana pembunuhan terhadap suaminya.

Kapolres Jayapura Kota (Kapolresta), Kombes Pol Gustav R. Urbinas, SH.,S.IK.,M.Pd mengatakan berdasarkan hasil interogasi, VLH mengakui mengetahui pembunuhan yang dilakukan selingkuhannya MM terhadap suaminya Acik.

“MM memiliki hubungan asmara dengan VLH, dan VLH sudah mengakui kalau dirinya mengetahui aksi pembunuhan itu,” kata Kapolresta.

Dikatakan Kapolresta, sebelum menghabisi nyawa Nasruddin alias Acik, VLH dan MM telah berkomunikasi dan menyusun rencana matang terlebih dahulu, kedua tersangka sempat bertemu di Mall, sebelum VLH pulang bersama suaminya Acik.

“Dari pengakuan istri korban, pembunuhan sudah direncanakan keduanya sejak tiga bulan lalu, rencana pembunuhan sejak Februari 2021 lalu. Aksi ketiga inilah baru berhasil menghabisi nyawa korban,” beber Kapolresta.

Kapolresta juga menjelaskan skenario pembunuhan seakan-akan perampokan sudah diatur keduanya. “VLH  sudah mengarang sejak awal, dimana akting seakan perampokan sudah diatur, mulai dari perampasan tas yang ditentukan oleh pelaku dan istri korban,” ucapnya.

Selain itu, modus pelaku menghadang korban dengan cara mengaku sebagai polisi dan diduga mobil membawa narkotika jenis ganja sehingga korban turun dan selanjutnya pelaku langsung menghabisi nyawa korban dengan beberapa tusukan.

“VLH akan menjalani pemeriksaan dan akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana yang mana nantinya VLH akan disangkakan pasal 340 KUHP junto pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara. [red]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.