Optimalkan JKN-KIS, 53 Perusahaan di Manokwari Ikut Gathering BPJS Kesehatan 1 IMG 20200819 WA0031
53 Perusahaan di Manokwari, Pappua Barat Mengikuti Gathering BPJS Kesehatan. [Foto: sus]
Kesehatan Metro

Optimalkan JKN-KIS, 53 Perusahaan di Manokwari Ikut Gathering BPJS Kesehatan

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Mengoptimalkan manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Manokwari menggelar Gathering berbasis Badan Usaha yang diikuti 53 perusahaan di Swiss Belhotel Manokwari, Papua Barat. Rabu, 19 Agustus 2020,

Kepala BPJS Kesehatan cabang Manokwari, Meryta Rondonuwu mengatakan, ini adalah kegiatan rutin BPJS Kesehatan cabang Manokwari setiap tahun dua kali dilaksanakan, dengan perusahaan perusahaan besar di Manokwari dan yang sudah terdaftar di jaminan daftar Nasional, JKN-KIS.

“Ini adalah salah satu bagian dari komunikasi dan koordinasi dengan 53 badan usaha yang ada di Manokwari. Diberikan informasi-informasi ini, biasanya tentang hak dan kewajiban sebagai peserta JKN KIS serta untuk mengoptimalkan manfaat program JKN-KIS, agar para staf dapat terakomodir dan mendapat manfaatnya,” tutur Meryta Rondonuwu.

Dalam Gathering ini lanjut dia, BPJS Kesehatan cabang Manokwari berusaha membantu untuk memperbaiki data badan usaha serta karyawannya lewat aplikasi E-Dabu jadi langsung dipraktekkan oleh staf yang menangani program ini.

“Sosialisasi yang dilakukan pada gathering terkait jaminan kesehatan, Aplikasi informasi E-Dabu mobile, protokol Kesehatan Covid-19 masuk masa New Normal, memperbaiki data perusahaan dan karyawan yang belum masuk dan ada karyawan yang dimutasikan ke wilayah lain, karyawannya sudah terdaftar tapi keluarganya belum diinput atau sudah keluar dari perusahaan tersebut,” jelas Wanita berasal dari Sulawesi Utara ini.

Meryta mengajak, semua badan usaha dan pengusaha di Kabupaten Manokwari bergotong royong untuk mengikuti dan daftarkan pekerjanya di jaminan Kesehatan Nasional, bisa terlaksana lebih optimal dan membayar BPJS Kesehatan tepat waktu.

“Itulah yang BPJS Kesehatan berusaha membantu untuk memperbaiki, mungkin ada badan usaha yang belum tahu menggunakan aplikasi E-Dabu, agar yang menangani khusus BPJS Kesehatan dipermudah dengan aplikasi tersebut sehingga tidak perlu capek-capek datang ke kantor kalau mau menginput data karyawan baru,” tandasnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.