Resmi Dilantik, Wempi Mandacan Jabat Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Papua Barat 1 IMG 20200327 WA0014
Suasana Pekantikan di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Papua Barat.
Metro

Resmi Dilantik, Wempi Mandacan Jabat Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Papua Barat

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Gubernur Dominggus Mandacan melantik Wempi Mandacan sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi Papua Barat. Jumat, 27 Maret 2020.

Berlangsung di lantai III ruang media center, Kantor Gubernur Papua Barat Arfai, Selain melantik Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Gubernur juga lantik 3 Kepala Bagian dan 9 Kepala Sub Bagian di Biro tersebut.

Pelantikan pejabat struktural kali ini dilaksanakan sehubungan adanya perubahan struktur organisasi di lingkungan Sekretariat Daerah berdasarkan peraturan Gubernur Papua Barat nomor 87 tahun 2019 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja sekretariat daerah sehingga para pejabat yang sudah ada perlu dikukuhkan dan dilantik kembali disesuaikan dengan struktur organisasi yang baru.

“Pelantikan kali ini dimulai dari biro pengadaan barang dan jasa, yang didalamnya terdapat pejabat pimpinan tinggi pratama, 3 orang pejabat administrator dan 9 orang pejabat pengawas,” tutur Gubernur yang juga sebagai Kepala Suku Besar Arfak. Jumat, 27 Maret 2020.

Menurutnya, pelantikan ini disegerakan sehubungan dengan tugas tugas pengadaan barang dan jasa yang harus segera dilaksanakan secara efisien, efektif, terbuka dan bersaing, transparan, adil tidak diskriminatif serta akuntabel.

“Untuk itu masing masing pejabat yang telah dilantik agar dapat memahami tupoksinya masing-masing dan melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya serta bekerja saling bersinergi antara pimpinan dan pejabat dibawahnya. Diharapkan dapat memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik,” ujarnya.

Selain pengukuhan, terdapat pejabat yang dimutasi, rotasi dan promosi yang disesuaikan dengan kompetensi, evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi. “Kegiatan pelantikan dan mutasi jajaran pejabat setiap instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan organisasi yang hendaknya dimaknai sebagai kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan orang untuk kepentingan tertentu tetapi sebagai upaya peningkatan kapasitas kelembagaan, bagian dari pola pembinaan karier, upaya penyegaran dan peningkatan kinerja,” kata dia.

Selaku pejabat pembina kepegawaian lanjut Gubernur, saya perlu menegaskan kepada semua yang baru saja dilantik, bahwa jabatan merupakan amanah yang harus diemban dan dilaksanakan sebaik-baiknya. Butuh komitmen tinggi, kinerja yang baik serta kontribusi yang optimal guna kemajuan organisasi. Untuk itu bekerja lah sesuai aturan yang berlaku, jujur dan bertanggung jawab. 

“Kepada pimpinan OPD agar terus meningkat kan pengawasan dan pengendalian program yang di laksanakan. Tunjukkan kreatifitas dan tauladan serta berikan motivasi kepada bawahan agar tujuan organisasi dapat tercapai. Kepada para pejabat yang baru dilantik saya ucapkan selamat bekerja, semoga dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab,” terangnya.

Gubernur berharap agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Papua Barat, tetap bekerja keras, saling membantu membangun papua barat tercinta. “Membangun dengan hati, mempersatukan dengan kasih, menuju Papua Barat yang aman, sejahtera dan bermartabat,” tandasnya. [*/dwi]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.