Jumlah ODP di Kota Sorong Turun Menjadi 76 Orang 1 IMG 20200407 WA0020
Update data terbaru jumlah ODP Selasa, 7 April 2020 di Kota Sorong.
Metro

Jumlah ODP di Kota Sorong Turun Menjadi 76 Orang

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co – Update data terbaru dari Satgas penanggulangan Civ-19 Kota Sorong pada Selasa, 7 April 2020 menunjukan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) mulai berkurang. Sebelumnya, jumlah keseluruhan mencapai 111 orang dan yang selesai dalam pemantauan 35 orang. 

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanggulangan Civ-19 Kota Sorong, Rudy Laku mengatakan, “Hari ini tanggal 7 April 2020, ODP di Kota Sorong sebelumnya berjumlah 111 orang dan yang telah selesai dalam pemantauan 35 orang, sehingga masih dalam proses berjumlah 76 orang. Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini berjumlah 10 orang, namun yang selesai dalam pengawasan 5, jadi sisa 3 orang yang masih dirawat. Sementara pasien yang positif Corona sebanyak 2 orang, namun yang 1 sudah meninggal dunia dan yang satunya kini masih dirawat tapi sudah mulai pulih,” jelas Rudy Laku, Selasa, 7 April 2020 melalui aplikasi video Conference.

Selain ODP dan PDP, Rudy juga menyampaikan bahwa saat ini ada Orang Tanpa Gejala (OTG) Corona. OTG merupakan seseorang yang tidak memiliki gejala dan memiliki resiko tertular dari orang terkonfirmasi Civ-19. Orang yang memiliki riwayat kontak dekat dengan kasus konfirmasi Covid-19 dapat masuk dalam kriteria ini.

Bahkan sebelumnya, Rudy Laku pernah menyebut, Orang Tanpa Gejala (OTG) kasus Corona atau Civ-19 sudah tersebar di semua distrik yang ada di kota Sorong. “Melihat perkembangan Civ-19 di Kota Sorong, OTG kurang lebih berjumlah 50 orang dan yang selesai pemantauan (OTG) berjumlah 23 orang. Saya ingin mengimbau kepada seluruh masyarakat di kota Sorong tetap laksanakan physical distancing atau jaga jarak ketika bapak ibu berada di tempat fasilitas umum, seperti supermarket pasar dan lain-lain,” ujar Rudy.

Selain melaksanakan physical distancing, Rudy juga mengimbau warga agar tidak mengadakan suatu kegiatan yang bersifat mengumpulkan banyak orang dan menyarankan agar warga tetap berada di rumah.

“Kami berharap masyarakat di kota ini jangan lagi mengadakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak. Begitu juga dengan di tempat ojek maupun di tempat lain. Kami juga berharap agar tetap berada dirumah kecuali kalau ada kepentingan mendesak seperti membeli kebutuhan pangan dan kesehatan,” tandasnya. [*/dwi]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.