Senator Papua Barat Ini Minta Pemkot Sorong Perhatikan Kesejahteraan Tenaga Medis 1 20200409 001717
DPD-RI Dapil Papua Barat, M. Sanusi Rahaningmas.
Metro

Senator Papua Barat Ini Minta Pemkot Sorong Perhatikan Kesejahteraan Tenaga Medis

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Dapil Papua Barat, M. Sanusi Rahaningmas meminta kepada Pemerintah Kota Sorong agar perhatian kesejahteraan para tenaga medis yang menangani virus Covid-19.

Terkait Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP) untuk tenaga medis, Sanusi menilai tidak seimbang dengan yang didapat pegawai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintahan Kota Sorong. Pasalnya, informasi yang ia terima, perawat atau tenaga di RSUD Sele Be Solu dan Puskesmas hanya mendapatkan sekitar 900 ribu hingga 1 juta per bulan yang jauh dibanding OPD.

“Selisih jauh, sementara para medis lah yang menjadi ujung tombak dan mudah terpapar virus,” ujar Sanusi Rahaningmas melalui rilis yang diterima BeritaAktual.co. Rabu malam, 8 April 2020.

Menurut politisi senior Papua Barat ini, di tengah pendemi Covid-19 yang mewabah merajalela, tenaga medis merupakan garda terdepan yang menangani pasien virus corona. Untuk itu, dirinya meminta kesejahteraan tenaga medis di RSUD maupun puskesmas harus diutamakan oleh pemerintah daerah.

“Kalau tenaga medis atau perawat tidak diperhatikan, bagaimana mereka bisa bekerja dengan baik. Saya harap pemerintah kota sorong harus memperhatikan hal ini,” kata Sanusi. 

Sebelumnya sejumlah tenaga medis RSUD Sele Be Solu Kota Sorong menggelar aksi demonstrasi menolak pembayaran TPP yang dinilai tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Bahkan tenaga medis mengancam mogok kerja sebelum aspirasi mereka dijawab oleh Wali Kota Sorong. [red]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.