Bandara DEO Kembali Dibuka, Catat Ini Jadwal Penerbangannya 1 IMG 20200409 WA0088
Walikota Sorong, Lambert Jitmau saat Menggelar Jumpa Pers di Aula Kantor Walikota Sorong. Kamis malam, 9 April 2020.
Metro

Bandara DEO Kembali Dibuka, Catat Ini Jadwal Penerbangannya

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co – Walikota Sorog, Drs. Ec. Lambert Jitmau, M.M, menyampaikan bahwa Bandara DEO Sorong akan dibuka kembali untuk penerbangan komersil pada tanggal 11 April 2020. Dibukanya penerbangan tersebut hanya dikhususkan untuk cargo dan penumpang yang hendak melakukan perjalanan keluar Kota Sorong. 

“Pembukaan penerbangan ini tidak berlaku bagi penumpang yang hendak masuk ke Kota Sorong,” kata Wali kota Sorong kepada awak media. Rabu malam, 9 April 2020.

Sementara itu Kepala Bandara DEO Sorong, Rasburhany Umar menjelaskan, aktivitas penerbangan di Bandara DEO rencananya akan dilakukan pada tanggal 14, 21, dan 28 April 2020. Yang mana hanya diizinkan penerbangan masuk dengan catatan tidak membawa penumpang masuk tapi hanya bisa mengangkut penumpang keluar dari kota Sorong.

“Seperti itu surat edaran yang kami dapatkan. Selanjutnya terkait dengan pernyataan yang seminggu sekali akan kami informasikan waktunya, kemungkinan direncanakan tanggal 14, 21 dan 28 April,” jelas Rasburhany.

Kendati demikian, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihaknya maskapai. Sebab, maskapai yang mengatur tentang mekanisme ticketing.

“Kami koordinasikan ulang dengan pihak maskapai, karena mereka yang mengatur tentang mekanisme ticketing dan seterusnya. Semua maskapai juga diberi izin untuk mengangkut sampel sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan, dengan catatan yang harus dipenuhi oleh pengangkut seperti sesuai dengan standar WHO,”terangnya.

Terkait dengan penerapan social distancing dan physical distancing atau jaga jarak, Rasburhany mengatakan hal tersebut juga diterapkan di dalam pesawat. 

“Social distancing dan Physical distancing juga diterapkan, yang saat ini tempat duduk antara satu penumpang dengan penampung lainnya diberi jarak. Misalnya ada 3 kursi, berarti sisi tengahnya kosong,” pungkasnya. [*/dwi]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.