Ketua FJPI PB: Disinformasi Banyak Tersebar Melalui Media Sosial 1 IMG 20200410 WA0044 1
Ketua FJPI PB, Olha Mulalinda
Metro

Ketua FJPI PB: Disinformasi Banyak Tersebar Melalui Media Sosial

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Papua Barat, Olha Irianti Mulalinda mengatakan, ditengah maraknya coronavirus disease 2019 (Covid-19), penyebaran informasi palsu (disinformasi) atau berita bohong cukup marak tersebar di media sosial, salah satunya Facebook yang menjadi tempat “favorit” untuk menyebarkan informasi tersebut.

Menurut Olha, layanan yang dapat diakses secara online dengan perangkat handphone dan komputer ini, tak sedikit konten yang bisa disebar dalam platform Grup (Facebook) mengumumkan beberapa informasi tanpa data akurat.

“Sekarang siapa saja bisa buat grup Facebook, memposting status dengan bebas, data yang seharusnya masih rahasia bisa tersebar luas,” kata Olha yang juga sebagai wartawan foto LKBN Antara dan wartaplus.com ini. Sabtu sore, 10 April 2020.

Disisi lain lanjut dia, dalam menyajikan pesan atau informasi yang akan disampaikan ke publik, jurnalis harus dapat merangsang, mempengaruhi, mengubah perilaku serta menggerakkan masyarakat ke hal yang positif, tetapi terkadang, jurnalis harus menghadapi kebocoran data Intelijen atau wartawan “Gadungan” yang menyebabkan kekacauan dan kepanikan di tengah-tengah masyarakat.

Untuk menangkal itu, Olha menyarakan masyarakat cerdas dan beretika saat menggunakan media sosial guna membantu Pemerintah menciptakan suasana wilayah yang kondusif dengan tidak membagikan konten, link, informasi yang kebenarannya belum bisa dipastikan.

“Cukup terima dan jangan ikut menyebarkan,” imbuhnya.

Olha juga berharap, dalam menanggulangi Covid-19, masyarakat memilah informasi dari pemberitaan yang benar, akurat menenangkan dan menyejukan langsung dari sumbernya. [dwi]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.