Berdayakan Penjahit Lokal, Pemkab Manokwari Akan Bagi 15.000 Masker Kain 1 IMG 20200411 WA0033
Bupati Kabupaten Manokwari, Demas Paulus Mandacan
Metro

Berdayakan Penjahit Lokal, Pemkab Manokwari Akan Bagi 15.000 Masker Kain

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Dengan memberdayakan penjahit lokal, sebanyak 15.000 masker kain disiapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari untuk dibagikan gratis kepada masyarakat guna menangkal penyebaran Covid-19.

Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan mengatakan, lantaran sulit mendapatkan masker sekali pakai, tim nya akan memanggil seluruh penjahit lokal yang ada di Manokwari untuk berkoordinasi pembuatan masker serta harganya.

“Saat ini sedang dilakukan pergeseran dana untuk pengadaan masker kain bagi masyarakat Manokwari. Masker kain yang kita buat bahannya bagus dapat dicuci dan pakai kembali. Jadi berdayakan penjahit yang ada di Manokwari tidak usah jauh jauh,” kata Demas kepada BeritaAktual.co, di Sekretariat DPD partai PDIP Papua Barat usai membagikan Bapok ke 24 asrama mahasiswa. Sabtu, 11 April 2020.

Dikatakan, masker yang akan sediakan untuk masyarakat sesuai standar yang ditetapkan oleh Dinas kesehatan Manokwari, dan ketika pembuatan pun para penjahit akan didampingi staf Dinas Kesehatan dan dokter yang ikut memantau serta menunjukkan cara membuat masker yang aman untuk masyarakat.

“Jadi semua sesuai standar kesehatan. Kalau masker kain kan bisa dicuci dan pakai lagi, kalau masker bedah yang hanya sekali pakai sekarang sulit didapatkan dan tidak bisa membeli dengan jumlah yang banyak karena dilarang,” terangnya.

Ketika disinggung terkait anggaran yang disiapkan, Demas menjelaskan jika saat ini pihaknya sedang mempersiapkan anggaran pengadaan masker yang jumlahnya masih dirahasiakan karena masih diatur.

“Untuk anggaran masih rahasia berapa jumlahnya. Intinya kami Pemkab Manokwari akan memberikan secara gratis, karena dijahit sendiri oleh penjahit penjahit kita yang ada di Manokwari,” tandasnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.