Pasien Positif Covid-19 Dari Bintuni Masuk Data Kota Makassar 1 IMG 20200326 WA0037
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, Arnoldus Tiniap.
Metro

Pasien Positif Covid-19 Dari Bintuni Masuk Data Kota Makassar

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Satu warga Papua Barat (49) ber KTP Kabupaten Teluk Bintuni yang dilaporkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat pada 12 April pukul 20.00 WIT. Akhirnya dimasukan ke data Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Data pasien sudah diubah menjadi pasien Makasar karena yang bersangkutan berada di sana sejak 3 Maret 2020,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, Arnoldus Tiniap, Selasa malam, 13 April 2020.

Sebelumnya diberitakan pasien terkonfirmasi Positif Covid -19 di wilayah Provinsi Papua Barat bertambah satu orang. Namun setelah diralat oleh Pusat, maka terkonfirmasi positif Covid-19 di Papua Barat masih tetap 2 orang.

Pasien Positif Covid-19 Dari Bintuni Masuk Data Kota Makassar 2 IMG 20200413 WA0113
Data Covid-19 Papua Barat Per 13 April 2020

Menurut Tiniap, dalam perkembangan penanganan Covid-19 Papua Barat, OTG (Orang Tanpa Gejala) hari ini tidak ada penambahan, artinya masih tetap 95 orang, sematara masih dalam pemantauan 60 orang, dan selesai pemantauan 35 orang.

Untuk ODP (Orang Dalam Pemantauan), hari ini Selasa, 13 April mengalami penambahan satu orang jadi total 577 orang, total keseluruhan dalam pemantauan 238 orang, selesai pemantauan 339 orang.

Pasien Positif Covid-19 Dari Bintuni Masuk Data Kota Makassar 3 IMG 20200413 WA0112
Rekapan Data Covid-19 Papua Barat Per 13 April 2020

Sementara PDP (Pasien Dalam Pengawasan), hari ini tidak mengalami penambahan, total 25 orang, masih dalam pengawasan 15 orang, selesai pengawasan 10 orang. 

“Meninggal dunia tercatat 3 orang, PDP 2 orang, positif tetap 1 orang. Sembuh 0 (nol). 1 pasien yang di Sorong masih di rawat di Rumah Sakit dengan keadaan yang semakin membaik,” jelas dr.Arnold, sapaan akrabnya.

Dia mengimbau, kepada semua warga untuk pemakai masker, terutama saat keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain. “Harus selalu jaga kesehatan, dengan rajin mencuci tangan, istirahat yang cukup dan makan makanan yang sehat,” terangnya.

Terpisah, Anggota DPR-RI Fraksi NasDem, Komisi X Dapil Papua Barat, Rico Sia yang mendengar kabar pasien asal Bituni yang positif Covid-19 di Makassar langsung mengkonfirmasi ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui chat pribadi bahwa, adanya kesalahan data. Yang mana pasien tersebut benar ber KTP Bintuni, namun posisi pasien hingga terpapar Corona di Makassar. Seharusnya data pasien tersebut menjadi data Makassar (Sulsel). [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.