Walikota Sorong Ikut Pantau Pengoperasian Kembali Bandara DEO 1 IMG 20200414 WA0054
Walikota Sorong, Lambert Jitmau memantau langsung pengoperasian kembali Bandara DEO.
Metro

Walikota Sorong Ikut Pantau Pengoperasian Kembali Bandara DEO

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Pengeopresian kembali Bandara Dominique Edward Osok (DEO) dipantau langsung oleh Walikota Kota Sorong, Lambert Jitmau bersama Tim Gugus Depan Satgas Covid-19 Corona. Selasa, 14 April 2020.

Turut hadir, Kapolresta Sorong, Dandim, Kadis Kesehatan, Kepala BPBD dan sejumlah Pejabat lainnya, guna memastikan secara langsung kedatangan penumpang yang baru tiba dari luar Sorong dan ber KTP Sorong agar tidak menjadi beban dan kekuatiran masyarakat terhadap virus Corona.

Terlihat, satu-persatu penumpang yang baru saja tiba dari Makassar langsung diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas kesehatan Bandara DEO. Selanjutnya para penumpang diperiksa identitasnya. 

“Saya bersyukur seluruh penumpang tidak ada yang ODP. Mereka semua suhu tubuhnya normal. Seluruh penumpang yang datang ber KTP Sorong, kalo pun yang tidak memiliki KTP Sorong pun ada 1 atau 2 orang karena sebelumnya dia tidak sempat urus KTPnya. Terikakasih kepada petugas yang bekerja di Bandara. Mudah-mudahan masyarakat kota sorong terhindar dari virus Corona dan semoga virus ini segera berakhir,” ujar Walikota.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) Bandara DEO Sorong, dr. Farida menjelaskan, para penumpang yang baru tiba akan di cek suhu tubuhnya dan diberi kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card HAC oleh penumpang pesawat di rute domestik.

Pengisian HAC oleh penumpang rute penerbangan domestik ini sesuai dengan Surat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor : SR.03.04/3/3508/2020 tanggal 23 Maret 2020, perihal Penetapan Status Karantina untuk Kapal atau Pesawat yang berasal dari Wilayah Terjangkit di Indonesia.

HAC merupakan salah satu alat yang digunakan pemerintah dalam pengendalian risiko penyebaran COVID-19. Kartu ini antara lain memuat riwayat perjalanan penumpang dalam 14 hari terakhir, keluhan terkait kesehatan yang dialami saat ini, dan data lainnya

“Penumpang nantinya akan memegang kartu ini, dan para penumpang setelah harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, kemudian berobat ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mempunyai keluhan atau gejala yang mirip Covid-19,” jelas dr Farida.

Farida menegaskan, kartu kewaspadaan tersebut harus dilengkapi dan diisi sejujur-jujurnya. Karena sesuai dengan Undang-undang nomor 6 tahun 2018, bila tidak jujur dalam mengisi kartu tersebut maka penumpang akan dikenakan denda.

Kesempatan yang sama, Kepala Bandara DEO Sorong, Rasburhany Umar mengatakan, pesawat yang masuk hari ini adalah pesawat Sriwijaya dengan dua flight.

“Untuk hari ini ada maskapai sriwijaya, ada dua flight, satu reguler dan satu extra flight dengan rute Ujung Pandang- Sorong- Manokwari- SOQ itu yang reguler. Kalau yang ekstra rute Ujung pandang – Sorong pulang pergi,”jelas Kepala Bandara.

Di samping itu, selain penerbangan pesawat besar juga ada pesawat Wings dari Babo-Sorong- Sorong Ambon. Kemudian pesawat Travira rute Babo -Sorong pulang pergi, Susi Air dengan rute Sorong Waisai pulang pergi. [*/dwi]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.