RICO SIA: Jaring Pengaman Sosial Harus Bersamaan Dengan Imbauan PSBB 1 IMG 20200417 WA0012
Anggota DPR-RI KOMISI 10 Fraksi NasDem, Dapil Papua Barat, Rico Sia.
Metro Nasional

RICO SIA: Jaring Pengaman Sosial Harus Bersamaan Dengan Imbauan PSBB

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Dalam menghadapi Covid-19, pemerintah mewajibkan masyarakat untuk berdiam dirumah. Ini tentunya akan sangat berdampak pada perekonomian berskala mikro (kecil).

Memandang hal itu, Anggota DPR-RI Dapil Papua Barat, Rico Sia mengatakan Jaring Pengaman Sosial seharusnya bersamaan dengan imbauan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), atau daerah yang tidak mendapatkan izin lebih dikenal dengan istilah berdiam di rumah.

Sejauh ini, Legislator asal Papua Barat ini mengapresiasi program pemerintah, yaitu Kartu Pra-Kerja gelombang 1 yang sudah dimulai dengan melakukan pendaftaran sejak tanggal 11 sampai 16 April 2020, dan yang lolos akan diumumkan pada hari ini Jumat, 17 April 2020. Namun menurut Rico, selain memberikan Sembako seharusnya pemerintah juga memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat, mengingat perekonomian berskala mikro atau lapisan bawah sudah banyak sekali yang menjerit.

“Yang saya maksudkan lapis bawah adalah mereka yang berpenghasilan dari pendapatan harian contoh pedagang asongan dan lain lain. Karena mereka tidak hanya menghidupi diri sendiri, mereka juga punya keluarga yang harus dinafkahi,” kata Rico Anggota DPR RI Komisi 10 ini. Jumat, 17 April 2020.

Terkait bantuan Sembako dan BLT diakui Rico merupakan jaring pengaman sosial terbaik untuk masyarakat ekonomi micro dan non-produktif, yang mana bantuan bahan makanan dan uang cash ini adalah cara paling masuk akal yang bisa diberikan pemerintah bagi warga terdampak Corona. Menyadari dalam menerapkan kebijakan tentunya tidak akan mudah terutama menentukan masyarakat yang betul-betul membutuhkan bantuan.

“Itu cara yang paling baik, masyarakat disuruh diam di rumah, tidak bekerja dan sebagainya tapi ada bahan makanan dan uang. Itu masuk akal dan cara terbaik ditengah imbauan diam di rumah,” terang Politisi muda dari Fraksi NasDem ini.

Rico menambahkan, apabila hal itu sudah dikerjakan pemerintah kepada masyarakat miskin atau ekonomi lemah, maka kebijakan apapun yang diambil misalnya penerapan karantina wilayah atau PSBB akan lebih aman karena mereka (masyarakat) sudah terjamin.

Sebelumnya, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran Rp10 triliun yang kemudian ditambah menjadi Rp10 triliun lagi menjadi Rp20 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020, untuk program jaring pengaman sosial. Program Kartu Pra Kerja adalah program pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja ter-PHK akibat virus Corona. [red]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.