Takut Corona, Warga Mansaburi Isolasi Kampung Dari Masyarakat Luar 1 IMG 20200423 WA0046
Mansaburi, Distrik Masni Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Metro

Takut Corona, Warga Mansaburi Isolasi Kampung Dari Masyarakat Luar

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Lantaran takut akan virus Corona warga Mansaburi, Distrik Masni Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat melakukan pencegahan dengan mengisolasi kampung dari masyarakat luar. Terhitung dua minggu sudah kampung tersebut ditutup.

Kepala Kampung Mansaburi, Daud Mansaburi menjelaskan, warga melakukan isolasi kampung sendiri setelah adanya kesepakatan bersama, tujuannya agar dapat mengontrol siapa saja yang masuk dan keluar dari kampung.

“Ini hasil kesepakatan bersama dengan masyarakat setempat, karena kampung kami ini tempat masuk keluarnya masyarakat ke pantai dan tempat pemancingan,” tuturnya kepada media ini melalui telepon selulernya. Kamis, 23/04/2020.

Meski demikian lanjut dia, aktivitas masyarakat kampung sehari-hari tetap berjalan, seperti ke kebun dan berjualan, hanya saja bagi mereka yang keluar masuk kampung dibatasi. 

“Jadi bukan mematikan aktifitas warga, bagaimanapun dapur tetap ngepul. Yang terjadi di kampung kami pun terjadi di kampung-kampung lain yang ada di Distrik Masni, seperti Kampung Sembab dan Kampung Igor, kampung Koyani, Kampung Jowen dan kampung Mansaburi. Kan aparat kampung memberikan surat tembusan melaporkan soal isolasi ke aparat keamanan seperti Koramil 1801-07/Masni dan Polsek Masni agar tidak salah paham adanya isolasi kampung,” terangnya.

Sementara Danramil 1801-07/Masni, Kapten Inf Prapto Widodo yang dikonfirmasi melalui telepon selular membenarkan hal tersebut bahwa tidak hanya terjadi di kampung Mansaburi tapi ada beberapa kampung yang lain.

“Benar, aparat kampung setempat memberikan surat tembusan ke kami terkait kampung mereka yang akan diisolasi sesuai kesepakatan bersama warga setempat,” jelasnya kepada media ini. Kamis malam, 23 April 2020.

Menurut Danramil, masyarakat hanya membatasi orang masuk dan keluar, terutama orang baru datang saat malam hari, karena kebanyakan warga dari luar masuk di kampung itu untuk memancing atau berburu.

“Ketakutan masyarakat adalah jangan sampai orang yang bukan warga mereka tapi yang datang ternyata Orang Tanpa Gejala (OTG), atau positif Corona, akhirnya di kampung tersebut terjangkit virus ini, itu yang warga jaga jangan sampai ada yang positif,” beber mantan Pasiter Kodim 1801 Manokwari ini sembari menambahkan, warga Mansaburi lakukan isolasi kampung dengan menutup jalan sejak pukul 23.00 WIT sampai 06.00 WIT pagi hari. Isolasi ini akan terus dilakukan sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan melihat situasi perkembangan virus Corona. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.