Polda PB Bentuk Tim Khusus Kejar Pelaku Begal Dan Curas di Manokwari Dan Sorong 1 IMG 20200424 WA0044
Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Tornagogo Sihombing.
Metro

Polda PB Bentuk Tim Khusus Kejar Pelaku Begal Dan Curas di Manokwari Dan Sorong

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) dan begal sadis yang dilakukan kawanan kriminalitas tidak segan-segan menikam korban untuk melancarkan aksi mereka. Aksi dari begal yang tergolong sadis itu, cukup meresahkan masyarakat yang yang dipimpin Dua residivis di Kota Manokwari.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Tornagogo Sihombing mengatakan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mengejar pelaku begal dan curas di yang melancarkan aksi Manokwari dan Sorong.

Tak tanggung tanggung, kelompok begal yang membawa alat tajam itu mengakibatkan para korban mengalami luka tusukan, salah satunya wartawan TV Kasuari Channel, Jefri Wattimury yang kini tengah dirawat di RS AL dikarenakan mendapat 4 tikaman hingga robek usus dan hati, hingga harus dilakukan tindakan operasi.

“Pengejaran para pelaku yang juga pemain lama kasus begal itu menjadi atensi bagi tim khusus untuk mengejar para pelaku yang telah dikantongi identitas mereka,” kata Kapolda usai teleconference bersama Gubernur Papua Barat, di Swissbell-hotel Manokwari, Jumat 24 April 2020.

Dikatakan, para pelaku kejahatan kriminal itu melancarkan misinya saat masyarakat menerapkan physical dan social distancing. Menurutnya, ada 2 orang dari kelompok tersebut sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi yaitu berinisial DS dan SK.

“Sudah kami deteksi dan akan kami sebarkan supaya masyarakat tahu bahwa mereka orang yang dikejar oleh polisi, tetap kami tindak tegas dikejar sampai kemana pun mereka berada,” jelasnya.

Kini, Polda Papua Barat semakin mengaktifkan patroli malam diatas pukul 12 malam khususnya Manokwari dan Sorong. Karena kejahatan beraksi di waktu seperti itu. “Patroli diatas pukul 12 malam ini lebih khusus memantau tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat, agar supaya dapat menekan angka kejahatan,” ucapnya.

Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut membantu serta memberantas begal, karena pelaku kejahatan tetap pelaku kejahatan. “Jangan melindungi mereka (begal), karena biasanya yang sudah jelas salah dibenarkan,” tutupnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.