Fokus Tangani Covid-19, APBD Teluk Bintuni 2020 Bakal Dipangkas Rp399 Miliar 1 IMG 20200429 WA0035
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Teluk Bintuni, Herman Kayame.
Metro

Fokus Tangani Covid-19, APBD Teluk Bintuni 2020 Bakal Dipangkas Rp399 Miliar

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BINTUNI, BeritaAktua.co Guna percepatan penanangan Covid-19, yang berimbas pada pengurangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 di tiap daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Teluk Bintuni ditaksir bakal dipangkas cukup drastis mencapai Rp399 miliar.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Teluk Bintuni, Herman Kayame mengatakan guna menyiasati hal itu, pemerintah daerah saat ini tengah melakukan refocusing realokasi anggaran tahun 2020 yang akan dipotong, untuk kegiatan non prioritas, seperti Bimtek, Perjalanan Dinas, Sosialisasi dan Diklat Tim, termasuk kegiatan fisik lainnya. 

“Kami telah melakukan beberapa realokasi kegiatan yang dipindahkan ke bantuan tidak langsung, nanti permohonan dari setiap satuan satgas yang masuk, baru kita alokasikan,” kata dia. Rabu, 29 April 2020.

Untuk itu dia meminta kepada pimpinan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjiwa besar adanya pemotongan secara radikal karena sesuai Perpres Nomor 78 tahun 2019 dan Menteri Keuangan (PMK) nomor 35 Tahun 2020 tentang pagu anggaran yang dibagi oleh Pusat ke daerah.

Menurutnya, dengan fungsi refocusing dan re-alokasi kegiatan, bisa difokuskan untuk menyesuaikan pendapatan daerah dari pusat dan pendapatan asli daerah serta pendapatan yang diberikan oleh provinsi Papua Barat. Sehingga APBD yang digunakan sesuai dengan pendapatan yang telah diberikan pada pemerintah.

“Silahkan ini untuk mengurangi pengurangan kita dari pusat agar kita bisa memastikan dana untuk penanganan Covid-19 ada. Harapan saya, pandemic ini cepat berakhir,” pungkasnya. [red]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.