Pelantikan 45 Pejabat Dari 7 OPD Papua Barat Gunakan Masker 1 IMG 20200504 WA0020
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan melantik 45 Pejabat Dari 7 OPD menggunakan masker.
Metro

Pelantikan 45 Pejabat Dari 7 OPD Papua Barat Gunakan Masker

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Gubernur Papua Barat, Dominggus Madacan melantik 45 pejabat eselon III dan IV dari tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Papua Barat.

Berlangsung di lantai III ruang multimedia Arfai, Senin 4 Mei 2020. Pelantikan yang dilaksanakan masih dalam keadaan pandemi corona, sehingga disesuaikan dengan protokol kesehatan, yakni dengan membatasi jumlah pegawai yang dilantik dan yang hadir, serta menjaga jarak dan masing-masing menggunakan masker.

“Meski dengan kondisi seperti ini, tidak mengurangi semangat untuk tetap melaksanakan tugas-tugas semaksimal mungkin,” tutur Mandacan dalam sambutannya. Senin, 04 Mei 2020.

Untuk pejabat yang dilantik terdiri dari 3 pejabat staf ahli, 4 pejabat administrator dan 16 pejabat pengawas pada 4 OPD yang berasal dari 7 OPD yang antara lain, Balitbangda, BP Sumber Daya Manusia, Dinas Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM), Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan, Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pengendalian penduduk dan KB, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Papua Barat.

Mandacan juga mengingatkan khususnya bagi pejabat yang dilantik pada jabatan baru, agar segera memahami tupoksinya, menyesuaikan diri dengan unit kerja yang baru dan melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya. Bekerja saling bersinergi antara pejabat dan staf yang diharapkan dapat memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Menurutnya, kegiatan pelantikan dan mutasi jajaran pejabat setiap instansi pemerintah adalah bagian dari memaknai sebagai kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan orang untuk kepentingan tertentu tetapi sebagai upaya peningkatan kapasitas kelembagaan, yang merupakan bagian dari pola pembinaan karier, upaya penyegaran dan peningkatan kinerja.

“Setiap pejabat hendaknya mempunyai kemauan yang kuat untuk memiliki wawasan yang luas dan siap membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan. dengan demikian diharapkan para pejabat dapat menjadi roda penggerak organisasi,” kata Mandacan.

Selaku pejabat pembina kepegawaian ia perlu menegaskan kepada pejabat yang baru saja dilantik, bahawa jabatan merupakan amanah, yang harus diemban dan di laksanakan sebaik-baiknya. buruh komitmen tinggi, kinerja yang baik serta kontribusi yang optikal guna kemajuan organisasi. Untuk itu bekerja lah sesuai aturan yang berlaku, jujur dan bertanggung jawab.

“Saat ini disesuaikan dengan kondisi yang ada, maka pemerintah telah menetapkan bahwa ASN tetap melaksanakan tugas kedinasan dengan sistem bekerja dari rumah, jadi bukan diliburkan tapi bekerja dari rumah. Aturan bekerja dari rumah untuk ASN di Papua Barat, ini sudah yang ketiga kalinya diperpanjang sampai tanggal 13 mei 2020,” terang Kepala suku besar Arfak ini. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.