Sembuh Dari Covid-19, YT Dan Keluarganya Diperbolehkan Pulang 1 IMG 20200511 WA0051
YT berserta keluarganya saat diizinkan pulang.
Metro

Sembuh Dari Covid-19, YT Dan Keluarganya Diperbolehkan Pulang

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Setelah dua pekan usai menjalani karantina di Gedung Diklat Kampung Salak Kota Sorong, satu keluarga terdiri dari 7 orang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang pada Senin 11 Mei 2020.

Sebelumnya, satu keluarga yang berdomisili di perumahan sakura garden, bambu kuning, kilometer 12 ini dikarantina di gedung Diklat Kampung Salak, lantaran mempunyai riwayat kontak erat dengan salah satu anggota keluarga yang positif Covid-19 berinisial YT (71).

Satu keluarga yang terdiri dari anak, cucu, istri, dan menantu terlihat sangat bahagia karena sudah diperbolehkan pulang. Melihat itu, tim medis langsung menyambutnya dengan sorak sorai dan tepuk tangan. 

Sambutan keharuan itu bukan tanpa alasan, atas kesembuhan mereka tentu menjadi kabar baik atas upaya dan kerja keras petugas medis. Bahkan, tim medis dan gugus percepatan Covid-19 memberikan paket sembako keluarga itu.

YT (71), salah satu pasien yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 menyampaikan terimakasih kepada tim medis dan gugus percepatan penanganan Covid-19 kota Sorong yang telah memberikan pelayanan dan dukungan sehingga ia bersama keluarga bisa diizinkan pulang.

YT mengungkapkan selama di karantina, ia beserta keluarganya dilayani dengan baik seperti diberi makanan dan minum yang cukup, fasilitas tidur pun nyaman dan obat-obatan diberikan secara rutin.

“Saya sangat berterima kasih kepada tim medis, tim gugus Covid-19, yang sudah memberikan pelayanan dengan baik kepada kami sehingga kami bisa pulang saat ini. Terimakasih juga kepada teman-teman media yang sudah meliput kami dan memberikan informasi-informasi yang baik kepada masyarakat, kata YT.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Klasaman Leni F. Hae mengatakan hanya YT yang positif Covid-19. Namun karena sudah dilakukan swab dua kali berturut-turut dengan hasil negatif sehingga YT dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

“Pada prinsipnya kondisi ini bapak YT ini memang positif Covid-19, ditambah saat dirumah sakit dia punya penyakit penyerta (paru-paru). Dalam hal ini memang ada pengobatan paru-paru yang sedang dijalankan, lalu beliau dirujuk pulang karena memang Kondisinya sudah membaik pada waktu itu,”ujar dr. Leni F. Hae.

Sedangkan anggota keluarga lainnya lanjut dia, berdasarkan hasil swab dinyatakan negatif dan untuk memberikan dukungan kepada YT, seluruh anggota keluarganya juga ikut dikarantina di gedung Diklat.

“Kami memberikan apresiasi kepada keluarga ini karena sangat kooperatif dengan semua yang kami sampaikan terkait dengan isolasi. Kedua, bapak ink mendapat dukungan penuh dari istri, dan anak jadi semua ikut dikarantina untuk mendukungnya disini, sehingga mungkin ini menjadi motivasi untuk agar bapak ini cepat sembuh. Kemudian mereka selalu menuruti nasehat yang kami berikan,”terang dr. Leny.

Dijelaskan dr. Leni, sebelum di karantina YT bersama keluarga terlebih dahulu sudah melakukan isolasi mandiri di rumah pada 19 April 2020 selama satu minggu. Setelah itu, satu keluarga tersebut dijemput dan menjalani isolasi di gedung Diklat kampung salak selama 2 minggu.

Selama di karantina, kata dr. Leni, mereka rutin diberi obat-obatan, antibiotik dan vitamin hingga mereka benar-benar sembuh. Selain itu juga, pemberian makan, minum, peralatan mandi, dan kebutuhan lainnya juga diberikan.

“Selama bapak YT ada di sini kami selalu pantau kondisinya karena faktor usia sering jadi mengeluh sakit, susah menelan juga karena ada sariawan jadi kami memberikan obat untuk sariawan. Kami juga berterima kasih karena konsumsi yang diberikan oleh tim Satgas cukup dan bisa memenuhi permintaan dari pasien-pasien,” tutupnya. [red]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.