Jelang Idul Fitri, TJKPDT Papua Barat Sidak Daging Dan Ikan di Supermarket Manokwari 1 IMG 20200520 WA0091
Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat, Rudy Johanes Kabes lakukan pemeriksaan kualitas pangan lokal di Hadi Supermarket, didampingi langsung staf-stafnya.
Metro

Jelang Idul Fitri, TJKPDT Papua Barat Sidak Daging Dan Ikan di Supermarket Manokwari

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Mengantisipasi beredarnya pangan yang tidak memenuhi ketentuan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang tergabung dalam Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah Terpadu (TJKPDT) Provinsi Papua Barat, melakukan sidak persediaan daging ayam dan ikan di Toko Beringin dan Hadi Supermarket, Manokwari, Papua Barat. Rabu, 20 Mei 2020.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat, Rudy Yohanes Kabes mengatakan, sidak ini bertujuan memberikan keamanan kepada konsumen, terutama bahan makanan yang beredar dipasaran baik di pasar tradisional maupun pasar modern (Supermarket) yang ada di Manokwari.

“Kita lakukan pemeriksaan langsung di Distributor dan Supermarket, yaitu Toko Beringin dan Hadi Supermarket. Ini dilakukan agar konsumen terhindar dari racun atau formalin yang bisa berakibat fatal bagi kesehatan,” tuturnya kepada media ini. Rabu, 20 Mei 2020.

Dikatakan, pemeriksaan produk Toko Beringin yang terletak di Jalan Trikora Rendani pasalnya, toko ini merupakan distributor daging ayam beku dan ikan mujair dari Surabaya. Setelah dilakukan pemeriksaan semua produk pangan, aman tidak ada kandungan formalin dalam daging ayam dan mujair.

“Hasil sidak dan pemeriksaan menggunakan alat penguji pestisida dan logam berat G6 Fast Pesticides Detection Kit, dengan tingkat kepekaan yang tinggi dengan waktu yang singkat 8 – 10 menit, jadi langsung bisa diketahui hasilnya,” terangnya.

Menurut dia, seharusnya sejak bulan Februari 2020, tim TJKPDT sudah harus melakukan sidak, namun dikarenakan adanya Covid-19 sehingga sidak baru bisa dilakukan ke distributor distributor pangan yang ada di Manokwari. 

“Menjadi sasaran utama kami Toko Beringin dan Supermarket Hadi. Tim ini terdiri dari 19 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Papua Barat dan satu organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Papua Barat dilibatkan,” jelasnya.

Walaupun adanya virus Corona di Papua Barat lanjut dia, pihaknya tetap akan melaksanakan pemantauan, terkhusus situasi seperti saat ini apapun harus serba aman. Ia juga memastikan tim TJKPDT akan melakukan sidak setiap tiga bulan sekali melakukan pengawasan untuk setiap produk pangan lokal dan produk kemasan, baik hewan, tumbuhan, ikan dan olahan. 

“Karena jangan sampai hanya kebersihan saja yang diperhatikan tetapi asupan makanan malah mengandung bahan berbahaya,” ujarnya.

Untuk itu ia berharap masyarakat yang ada di Papua Barat, harus pintar dan lebih jeli saat membeli makanan dalam kemasan. Perhatikan mutu, bentuk, kedaluwarsa dari barang tersebut, pastikan pangan yang dibeli harus yang segar, contoh membeli buah-buahan dan sayuran harus dipastikan aman dari kotoran dengan cara mencuci di air yang mengalir agar bisa di konsumsi.

Sementara itu, General Manager (GM) Hadi Supermarket Manokwari, Franky menuturkan kedatangan tim TJKPDT guna memeriksa kualitas dari produk pangan lokal dan produk kemasan. Menurut Franky, hasil pemeriksaan semua aman dan sangat layak untuk dikonsumsi masyarakat Manokwari.

“Masyarakat manokwari tidak perlu khawatir apalagi ragu belanja di tempat kami, karena semua disini aman. Apalagi menjelang Idul Fitri, Supermarket Hadi tetap menjaga mutu dan kualitas dari produk yang dijual,” tandasnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.