Arnoldus Tiniap: Baru 5 Kabupaten Kota di PB Yang Telah Siapkan Karantina Terpusat 1 IMG 20200521 WA0040
Jubir Gugus Tugas Covid -19 Provinsi Papua Barat, dr Arnoldus Tiniap.
Metro

Arnoldus Tiniap: Baru 5 Kabupaten Kota di PB Yang Telah Siapkan Karantina Terpusat

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid -19 Provinsi Papua Barat, dr Arnoldus Tiniap mengatakan, langkah menekan penyebaran Coronavirus disease Covid-19 yang sudah menyebar di Papua Barat melalui Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan, maka harus diterapkan karantina terpusat. Namun, baru Lima Kabupaten dan Kota di Provinsi Papua Barat yang lelah menyiapkan tempat karantina terpusat.

“Karena sangat penting, karantina terpusat ini mendapat respon positif dari sejumlah tokoh masyarakat, agama, pemuda, perempuan termasuk wakil rakyat di tingkat Provinsi dan Kabupaten,” jelasnya kepada sejumlah wartawan di, RSUD Provinsi Papua Barat, Jumat 22 Mei 2020.

Dikatakan, lima daerah yang sudah mengkonfirmasi kesiapan fasilitas karantina itu adalah, Kota Sorong, Kabupaten Fakfak, Kabupaten Sorong, Teluk Bintuni dan Teluk Wondama, sedangkan Kabupaten Manokwari dan Raja Ampat yang punya pasien OTG dan ODP cukup tinggi belum mempersiapkannya. Sementara menurut dia, karantina terpusat merupakan kebutuhan yang sangat mendesak.

Dijelaskannya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satgas Gugus Tugas di daerah yang telah memperhatikan protokol kesehatan agar jangan menempatkan orang dalam jumlah banyak di satu ruangan. Bukan bermaksud memisahkan tetapi pada saat mereka di tempat di karantina sebisa mungkin dalam jumlah yang terbatas.

“Apalagi orang yang sudah tahu status kesehatan mereka mungkin positif tak bergejala, kemudian ditempatkan lebih dari dua orang maka bisa saja beresiko untuk saling menularkan, hal ini yang perlu diantisipasi dengan protokol kesehatan,” tandasnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.