Pasien Positif Terus Meningkat, Teluk Bintuni Belum Siap Terapkan New Normal 1 20200530 130508
Jubir Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni, dr Wiendo [Foto: Istimewa]
Metro

Pasien Positif Terus Meningkat, Teluk Bintuni Belum Siap Terapkan New Normal

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Juru Bicara (Jubir) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni, dr Wiendo menilai wilayah Teluk Bintuni belum siap menerapkan “New Normal” pasalnya, pasien positif Coronavirus terus saja meningkat.

“Saat ini di Teluk Bintuni belum bisa menerapkan New Normal dikarenakan keadaan yang ada, dimana pasien yang terkonfirmasi positif semakin meningkat berdasarkan hasil Polymerase chain reaction (PCR),” terangnya kepada media ini yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Sabtu 30 Mei 2020.

Menurut Wiendo, wilayah Bintuni bisa masuk dalam zona New Normal apabila jumlah kasus positif dalam dua pekan semakin berkurang dengan hasil negatif. Sementara yang terjadi justru terkonfirmasi masih saja melaju. Untuk itu pihaknya Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 belum menentukan kesiapan daerah melaksanakan aktivitas New Normal.

“Seharusnya jumlah kasus Covid 19 melalui hasil PCR cenderung menurun sebanyak 50 persen selama dua pekan terakhir, itu bisa dilakukan pemberlakuan New Normal di Teluk Bintuni,” kata Wiendo.

New normal identik dengan pembukaan sarana ruang publik baik perkantoran, industri, sekolah dan lain sebagainya artinya, masyarakat akan beradaptasi dan beraktivitas seperti biasa meski pandemi Covid-19 belum usai. Itu sebabnya, masyarakat harus memenuhi indikator kesehatan karena kebiasaan akan berubah, yaitu beralih bekerja dan belajar melalui internet, penggunaan masker serta belanja serba online. Ini tentu akan berpengaruh ketika masyarakat masuk ke dalam fase new normal life.

“Nantinya perkantoran, sekolah, pasar dan lain sebagainya akan dibuka lagi. Namun, yang terpenting dari hal itu, adalah bagaimana perilaku kita saat berada di ruang publik tersebut. Pasti kebiasaan mulai berubah,” ujarnya.

Masyarakat sekarang lanjut dia, harus menerapkan perilaku sesuai protokol kesehatan dari sekarang sehingga pada saat masuk new normal akan menjadi kebiasaan menjaga kesehatan baik di tempat kerja dal lain lain, berikut dengan yang jumlah terbatas. 

“Standar itu harus tetap mengikuti protokol kesehatan dari sekarang guna pencegahan penularan Covid-19,” terangnya.

Wiendo juga berharap, pemerintah dan seluruh masyarakat yang ada di Teluk Bintuni harus bersinergi, karena sebagian masyarakat masih banyak yang tidak patuh aturan, sementara pasien positif virus Corona di Bintuni terus meningkat. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.