Pemprov PB Kirim 4 Tenaga Medis ke Makassar Untuk Training Operasikan PCR 1 IMG 20200531 WA0151
Jubir Gugus Tugas Covid 19 Papua Barat, Arnoldus Tiniap.
Metro

Pemprov PB Kirim 4 Tenaga Medis ke Makassar Untuk Training Operasikan PCR

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid 19 Papua Barat, Arnoldus Tiniap menjelaskan, empat tenaga medis dari Provinsi Papua Barat, akan di training ke Makassar untuk belajar mengoperasikan Alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

Dikatakan Tiniap bahwa, Papua Barat sudah memiliki alat PCR, namun masih berada di kontainer, tinggal menunggu untuk proses penginstalan oleh teknisi berkisar tanggal 7 Juni 2020 sudah bisa dioperasikan.

“Alatnya sudah ada tapi tenaganya belum ada. Untuk itu kami akan mengirimkan empat orang, terdiri dari 1 dokter sebagai penanggung jawab dan 3 analis dari Laboratorium Papua Barat yang direncanakan pada Senin 1 Juni 2020, mereka akan diberangkatkan dan di training selama lima sampai tujuh hari di Balai Laboratorium Makassar,” tuturnya. Minggu, 31 Mei 2020.

Menurutnya, keempat orang ini diberangkatkan untuk dibekali pelatihan agar dapat memastikan fungsi alat saat melakukan pemeriksaan swab yang sesungguhnya agar lebih akurat, sehingga Papua Barat tidak perlu lagi mengirimkan sampel pasien Covid – 19 ke Makassar atau Jakarta.

“Dengan segala konsekuensi, adanya alat PCR ini tidak menutup kemungkinan pasien yang terkonfirmasi positif Covid – 19 di Provinsi Papua Barat akan terus mengalami penambahan,” katanya.

Untuk alat PCR yang dibeli oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat ini lanjut dia, mampu sekali beroperasi menguji 20 hingga 90 sampel. Selain itu, alat – alat perlengkapan pendukung lainnya juga semua sudah siap, tinggal menunggu 4 tenaga medis ini selesai diberikan pelatihan.

“Untuk cairan reagen saat ini sudah ada 1.000 buah. Jika habis pastinya akan dilakukan pemesanan ke pemerintah pusat karena memang cairan ini di Import dari luar,” tandasnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.