Pemprov PB Akan Beri Intensif Untuk 7.000 Karyawan Yang Dirumahkan Dan PHK Akibat Covid-19 1 IMG 20200603 WA0009
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Papua Barat, Melkias Warinussa
Metro

Pemprov PB Akan Beri Intensif Untuk 7.000 Karyawan Yang Dirumahkan Dan PHK Akibat Covid-19

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Pemerintah Provinsi Papua Barat (Pemprov PB) akan memberikan Intensif bersyarat kepada karyawan swasta yang dirumahkan bahkan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan akibat Covid-19.

Disampaikan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Papua Barat, Melkias Warinussa saat ditemui wartawan usai ibadah bersama di Lobi kantor Gubernur, belum lama ini.

Menurutnya, dampak dari Covid-19, tak hanya berpengaruh pada kesehatan dan sosial saja, tetapi terhadap ekonomi. Sesuai data lanjut dia, saat ini ada ribuan karyawan telah di PHK akibat covid -19, bukan hanya pada tenaga kerja saja tetapi juga pada Usaha mikro kecil menengah (UMKM), pengusaha perhotelan dan pariwisata. Untuk itu, Pemprov Papua Barat akan memberikan intensif kepada karyawan yang di PHK.

“Ada tiga Kabupaten yang hingga saat ini belum melaporkan jumlah tenaga kerja yang di PHK, sedangkan data yang kami terima dari 9 Kabupaten dan satu Kota di Provinsi Papua ada sekitar 7 ribuan tenaga kerja yang terdaftar di dinas tenaga kerja, “ tuturnya.

Dia menambahkan, Pemerintah pusat juga akan memberikan bantuan kartu tenaga kerja namun untuk akses di papua barat masih terkendala untuk masuk ke aplikasinya agar bisa mengakses.

“Nanti kami akan melakukan rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar kita mereview kembali untuk melihat perkembangan dari bulan Januari hingga bulan Juni kira-kira perkembangannya seperti apa,” pungkasnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.