TNI-Polri Bubarkan Warga Yang Berkerumun Ditengah Covid-19 1 20200604 230302
Metro

TNI-Polri Bubarkan Warga Yang Berkerumun Ditengah Covid-19

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co Gabungan aparat TNI-Polri bubarkan warga yang berkerumun di tengah pandemi Covid-19. Selain membubarkan kerumunan, warga juga diimbau untuk menggunakan masker.

Demikian simulasi kesiapsiagaan dalam pendisiplinan masyarakat menuju “new normal” yang di gelar di Makorem 181/PVT Sorong di Kota Sorong, Kamis sore 4 Juni 2020.

Simulasi tersebut turut dihadiri oleh Pangdam XVII kasuari Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra Dandim 1802/Sorong, Kapolres Sorong dan Kapolres Sorong Kota.

Simulasi ini diawali dengan Patroli gabungan TNI-Polri di Kota Sorong melakukan menyemprotkan cairan desinfektan, mendatangi masyarakat yang tidak menggunakan masker, membubarkan pada sekumpulan pemuda yang sedang berkumpul dengan tidak menjaga jarak / Physical Distancing, mengecek Mall / Swalayan yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan pengecekan suhu tubuh dan menyediakan tempat cuci tangan, mendatangi pangkalan ojek, pasar dan tempat keramaian yang lainnya. 

“Saya memberi apresiasi kepada Danrem, Bagaimana cara kita itu untuk membantu pemerintah daerah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Simulasi tadi merupakan peran TNI-Polri di masyarakat dalam menghadapi new normal nantinya,”ujar Pangdam.

Menurut Pangdam, simulasi yang ditampilkan memperlihatkan situasi masyarakat yang masih membandel. Dimana pada saat memasuki area pasar, banyak pembeli yang saling bersenggolan dan tidak menggunakan masker. 

“Karena sampai sekarang, kita ke pasar masih banyak masyarakat yang tidak pakai masker dan saling bersenggolan. Disitulah tugas TNI-Polri untuk membantu pemerintah daerah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini,”pungkas Pangdam. [red]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.