Hampir Sebulan Belum Ada Yang Klaim Sebagai Pencipta Lagu Tanah Papua 1 IMG 20200610 WA0023
Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Papua Barat, Robert Hammar. [Foto: BA]
Metro

Hampir Sebulan Belum Ada Yang Klaim Sebagai Pencipta Lagu Tanah Papua

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Pemerintah Provinsi Papua Barat telah megumumkan Yance Rumbino sebagai pencipta lagu Tanah Papua selama satu bulan melalui media – media untuk didaftarkan ke Direktorat Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Pengumuman itu disampaikan kepada masyarakat yang keberatan akan diberikan waktu mengklaim sebagai pencipta lagu tersebut. Namun, hampir sebulan belum ada yang mengklaim sebagai pencipta lagu Tanah Papua.

“Setelah hampir sebulan diumumkan, belum ada satupun yang menggugat sebagai pencipta lagu “Tanah Papua” sampai hari ini. Memang lagunya ada sedikit kontroversi, ada yang mengaku bahwa penciptanya si A dan B,” kata Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Papua Barat, Robert Hammar. Rabu, 10 Juni 2020.

Menurut Hammar, lagu Tanah Papua selalu dinyanyikan dalam semua kegiatan, tujuan dilakukan pendaftaran agar pencipta lagu bisa mendapatkan royalti setelah ditetapkan. Namun jika pada waktu yang telah ditentukan yakni satu bulan dan tidak ada yang menggugat, akan dilanjutkan prosesnya dan tidak bisa diganggu gugat.

“Jika ada masyarakat yang keberatan dengan penetapan hak cipta harus disertai dengan bukti-bukti yang otentik, agar pemerintah melakukan verifikasi sesuai dengan ketentuan. Setelah melalui kontroversi ternyata pencipta lagu Tanah Papua adalah Yance Rumbino, karena dia (Yance) bisa menunjukkan semua bukti hasil karya cipta lagu tersebut,” ujarnya.

Lanjut Hammar menuturkan, tidak hanya lagu Tanah Papua saja yang akan dilindungi hak ciptanya, tapi ber macam macam lagu dengan berbagai judul. Untuk itu, Pemprov Papua Barat di awal tahun 2021 berinisiatif akan menetapkan hak cipta baik, tarian, seni, ukir-ukiran atau kearifan lokal lainnya yang ada di Papua Barat dan anggarannya akan dimasukan dalam dana yang ada di biro hukum. 

“Pastinya akan kami kawal, ini gerakan awal dari pemerintah untuk kesejahteraan pegiat seni yang secara ekonomi mendatangkan akan berpenghasilan,” bebernya.

Dengan seperti itu, talenta yang dimiliki oleh pencipta lagu di Papua Barat tidak sia-sia bisa mendatangkan kesejahteraan. Terutama sekarang zaman digital, melalui ponsel pintar (smartphone) lagu yang diciptakan sudah bisa di tonton dan diketahui langsung siapa penciptanya oleh semua lapisan masyarakat di Indonesia.

“Semua ini dalam proses, jadi semoga lancar dan tidak ada gugatan lagu “Tanah Papua ” sehingga hak ciptanya pun paten didaftarkan atas nama Yance Rumbino,” tandasnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.