Hari Kedua, Kejati Papua Barat Buka Pemeriksaan Swab Gratis Untuk Masyarakat 1 IMG 20200612 WA0033
Terlihat masyakarat Manokwari mulai mengantri untuk mendaftarkan diri untuk dilalukan test Swab. [Foto: BA]
Metro

Hari Kedua, Kejati Papua Barat Buka Pemeriksaan Swab Gratis Untuk Masyarakat

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Dihari kedua, Jumat, 12 Juni 2020 Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat melakukan pemeriksaan diagnostik Swab untuk masyarakat umum secara gratis yang beralamat di kantor Polda lama Manokwari. Sebelumnya Kamis, 11/06/2020 juga telah diadakan hal serupa terhadap seluruh pegawai guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kepala Kejati Papua Barat, Yusuf kepada awak media mengatakan, ini dilakukan demi mendiagnosis virus tersebut di lingkungan kerja kejati dan di masyarakat. Selain itu, pihaknya berinisiatif mengadakan pemeriksaan secara berkala untuk guna menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Kemarin ada 50 orang yang lakukan pemeriksaan Swab, sementara hari ini sebanyak 60 orang yang dilakukan pengambilan swab melalui cairan hidung. Kami menargetkan sebanyak-banyaknya masyarakat dapat memeriksakan diri, karena ini gratis,” tuturnya Jumat 12 Juni 2020.

Menurut Yusuf, pemeriksaan secara dini akan virus ini berpotensi baik untuk mengetahui langkah apa yang harus dilakukan kedepan. Meski demikian lanjut dia, masyarakat cenderung tidak mau dilakukan pemeriksaan swab karena mental yang terlihat belum siap.

“Seperti yang dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan bahwa, seluruh dinas yang ada, hanya Kejaksaan yang memberikan contoh melakukan rapid test dan swab kepada keluarga, baik di lingkungan kantor dan warga sekitar. Kepedulian seperti ini diharapkan oleh Dinkes Papua Barat agar dapat ditularkan juga di tempat lainnya dengan secara gratis,” bebernya.

Yusuf menambahkan, dengan adanya penerapan New Normal, semakin disiplin protokol kesehatan,maka refocusing dan relokasi anggaran juga bisa dihemat, dan perekonomian akan meningkat karena warganya sudah yakin siap menghadapi masa transisi new normal ini.

“Ada Empat kekuatan New Normal dalam standar kedisiplinan kesehatan, yaitu jaga jarak, periksa suhu tubuh, cuci tangan, pakai masker, semoga semakin rendah tingkat reaksi Covid – 19. Untuk itu, kami dari Kejaksaan Tinggi Papua Barat mengajak masyarakat memulai disiplin protokol kesehatan, kami sudah terlebih dahulu menerapkan di keluarga dan lingkungan kantor kejati,” tandasnya. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.