Usulan Rico Sia Untuk Siswa Penerima PIP Papua Barat Telah Disetujui Kemendikbud 1 IMG 20200722 WA0070
Anggota DPR-RI Komisi X Dapil Papua Barat bidang Pendidikan, Pariwisata, Industri Kreatif, Kepemudaan dan Olahraga, Rico Sia. [Foto: BeritaAktual]
Metro Nasional

Usulan Rico Sia Untuk Siswa Penerima PIP Papua Barat Telah Disetujui Kemendikbud

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA, BeritaAktual.co Usulan anggota DPR-RI Komisi X bidang Pendidikan, Pariwisata, Industri Kreatif, Kepemudaan dan Olahraga, Rico Sia untuk siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) Papua Barat telah disetujui 90 persen oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Puji Tuhan, karena data yang kami masukkan ke Kemendikbud telah disetujui hampir 90 persen lolos,” kata Rico Rabu malam 24 Juli 2020.

Dikatakan Rico, pada reses masa Sidang II tanggal 04-12 Maret 2020 lalu seminggu sebelum Pandemi Covid-19 telah ia telah mensosialisasikan Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Papua Barat.

Dalam kesempatan tersebut Rico menjelaskan bahwa ia akan mengusulkan beberapa anak didik dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK untuk mendapatkan Program Indonesia Pintar.

Setelah sosialisasi Rico Sia mengerahkan Tim nya untuk melakukan pengumpulan data yang kemudian diusulkan, diinput pada sistem Kemendikbud. Data yang diminta adalah siswa yang tidak mampu sesuai data Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Adapun total penerima PIP (Penerima SK) Siswa/siswi yang diusulkan sesuai aspirasi yang berhasil dikumpulkan oleh Wakil Rakyat asal Dapil Papua Barat, Rico Sia adalah sebagai berikut;

  1. SD : Penerima 12.283, dari Kuota 14,001
  2. SMP: Penerima 5207, dari Kuota 5,905
  3. SMA: Penerima 1.632, dari Kuota 1,849
  4. SMK: Penerima 2.189, dari Kuota 2,472 

Sementra untuk data usulan yang tidak lolos (Reject) sebagai berikut:

  1. SD: 1,718
  2. SMP: 698
  3. SMA: 217
  4. SMK: 283

Menurut Rico, untuk jumlah yang tidak lulus dikarenakan data tidak sesuai Dapodik atau data siswa tidak valid, seperti usia yang diluar batas penerimaan, nama Ibu kandung tidak valid, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) atau identitas ganda dalam sistem Kemendikbud.

Untuk secara keseluruhan total calon penerima SK PIP 2020 dari usulan politisi NasDem tersebut adalah:

Jenjang SD/Wilayah Diterima

Kabupaten Manokwari 1388 

Kabupaten Sorong 570 

Kabupaten Tambrauw 251 

Kota Sorong 1051 

Kabupaten Kaimana 1348 

Kabupaten Maybrat 3054

Pegunungan Arfak 1368

Kabupaten Sorong Selatan 2194 

Kabupaten Raja Ampat 1058

Jenjang SMP/Wilayah Diterima

Manokwari 41

Raja Ampat 282

Tambrauw 807

Maybrat 955

Sorong Selatan 1.436

Kota Sorong 1.686

Jenjang SMA/Wilayah Diterima

Kabupaten Manokwari 748 

Kabupaten Sorong 61 

Kabupaten Tambrauw 18 

Kabupaten Kota Sorong 76 

Kabupaten Fakfak 261

Kabupaten Kaimana 120

Kabupaten Teluk bintuni 234 

Kabupaten Maybrat 114

Jenjang SMK/Wilayah Diterima

Manokwari 173

Manokwari selatan 79

Raja Ampat 112

Kab. Sorong 64

Tambrauw 26

Maybrat 76 

Sorong Selatan 414

Kota Sorong 794

Fak-fak 350 

Teluk bintuni 96

Untuk itu, Rico Sia menyampaikan ucapan terima kasih kepada mitra Kemendikbud yang telah memberikan perhatian atas usulan peserta didik yang tidak mampu di Papua Barat melalui Program Indonesia Pintar.

Menurut informasi dari Kemendikbud bahwa bagi siswa yang lolos dan sudah memiliki rekening maka dana PIP akan ditransfer pada tanggal 28-30 Juli 2020, sedangkan yang belum memiliki nomor rekening, maka pihak bank sebagai penyalur akan membuatkan nomor rekening pada tanggal 28-30 Juli 2020, dan untuk pencairan dana bagi siswa rekening baru pada tanggal 1-5 Agustus 2020.

“Dalam waktu dekat ini kami segera menyerahkan SK Penerima PIP tersebut di Rumah Aspirasi, tentunya dilaksanakan dengan protokoler kesehatan. [red]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.