Pekerja Formal Dan Informal Dapat Bantuan Dari Pemprov PB 600 Ribu Per Bulan 1 IMG 20200723 WA0036
Gubernur Papua Barat, Dominghus Mandacan dalam soft launching penyerahan bantuan tunai program tangan kasih bagi pekerja sektor formal dan informal akibat pandemi covid-19 tahun 2020, di Aston Niu Hotel Manokwari, Kamis 23 Juli 2020. [Foto: sus]
Metro

Pekerja Formal Dan Informal Dapat Bantuan Dari Pemprov PB 600 Ribu Per Bulan

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan semua wilayah di dunia termasuk seluruh Provinsi di indonesia tidak terkecuali di Papua Barat. 

Dikatakan Gubernur, efek dari pandemi covid-19 juga berimbas pada pekerja sektor formal dan informal, tercatat data pekerja sektor formal di Provinsi Papua Barat mencapai 63.648 orang dengan perusahaan berjumlah 24.476. Sementara pekerja formal yang dilaporkan saat ini yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan berjumlah 6.534 orang. Serta pekerja mandiri sektor informal juga semuanya terkena dampak ekonomi secara langsung akibat pembatasan sosial pandemi covid19.

“Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat akan memberikan bantuan untuk meringankan beban pekerja disektor formal maupun informal selama masa tanggap darurat yang ditetapkan oleh pemerintah papua barat sebesar Rp 600 ribu perbulan, yang mana bantuan tersebut akan diterima sekaligus selama 3 bulan terhitung bulan April – Juni 2020 sebesar Rp 1.800 juta,” kata Gubernur saat menghadiri soft launching penyerahan bantuan tunai program tangan kasih bagi pekerja sektor formal dan informal akibat pandemi covid-19 tahun 2020, di Aston Niu Hotel Manokwari, Kamis 23 Juli 2020.

Menurut Gubernur, permasalahan ketenagakerjaan merupakan masalah yang sangat kompleks karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan keamanan dalam suatu daerah. Meski demikian, tentunya dari data tersebut pemerintah provinsi papua barat tidak dapat menjangkau semua pekerja formal karena bantuan diberikan kepada pekerja informal yang berfokus pada 5 kelompok pekerja mandiri yang terdiri dari tukang ojek, supir, pedagang, petani, nelayan, serta profesi mandiri lainnya.

“Untuk mengurangi penularan virus corona lanjutnya, pemerintah mengeluarkan aturan dan himbauan agar dilakukan social distancing, disemua sektor dan dalam kehidupan masyarakat, khusus untuk dunia usaha baik yang berskala besar maupun kecil,” tutur Gubernur.

Gubernur berharap bantuan ini kiranya dapat membantu meringankan ekonomi keluarga pekerja di masa pandemi akibat covid-19. “Saya mengucapkan terima kasih kepada kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Barat yang juga sebagai OPD tim covid-19, atas segala upaya dalam mensukseskan program tangan kasih,” ucapnya.

Saya berpesan kepada para penerima bantuan yang telah lolos verifikasi dan dinyatakan layak dan berhak menerima bantuan tunai agar peserta dapat memanfaatkan uang yang terima dengan sebaik-baiknya. Manfaatkan sebagai bantuan modal usaha dan keluarga, agar nantinya dengan uang yang terbatas dapat menjadi berkat bagi keluarga. [sus/dwi]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.